Sunyi dan Sejuknya Air Terjun Grenjengan Kembar

Air Terjun Grenjengan Kembar merupakan salah satu wisata alam air terjun atau curug yang berada di lereng Gunung Merbabu. Air Terjun Grenjengan Kembar adalah air terjun ganda atau kembar di tengah kawasan hutan pinus milik Taman Nasional Gunung Merbabu. Keberadaannya belum lama dibuka sebagai kawasan wisata dan saat ini dikelola oleh masyarakat desa setempat.

Air Terjun Grenjengan Kembar terletak di Dusun Citran, Desa Muneng Warangan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Air Terjun Grenjengan Kembar ini memiliki dua buah air terjun yang berdampingan dan satu air terjun lain yang berjarak sekitar 30 meter. Keberadaan air terjun ini di dalam kawasan hutan konservasi di wilayah Resort Wekas, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Krogowanan, Taman Nasional Gunung Merbabu.

Air Terjun Grenjengan Kembar merupakan salah satu wisata alam air terjun atau curug yang berada di lereng Gunung Merbabu. Air Terjun Grenjengan Kembar adalah air terjun ganda atau kembar di tengah kawasan hutan pinus milik Taman Nasional Gunung Merbabu. Keberadaannya belum lama dibuka sebagai kawasan wisata dan saat ini dikelola oleh masyarakat desa setempat.

Lokasi Air Terjun Grenjengan Kembar berada tidak jauh dari jalan utama penghubung Magelang-Salatiga. Tepatnya setelah memasuki ibukota kecamatan Pakis dari arah Magelang, Sobat Pesona akan menemukan papan petunjuk arah menuju Makam Panembahan Ngabehi Noto. Ikuti jalan tersebut, terus hingga ujung jalan dan menemukan persimpangan jalan cor semen ke arah kanan.  Jika sudah memasuki jalan cor semen berarti tidak lama lagi akan tiba di kawasan Air Terjun Grenjengan Kembar.

Sobat Pesona akan tiba di area parkir Air Terjun Grenjengan Kembar yang berada di samping sebuah masjid desa. Ukuran area parkir cukup sempit dan hanya mampu menampung beberapa kendaraan roda empat serta puluhan kendaraan roda dua saja.

Sumber Air Terjun Grenjengan Kembar ini berasal dari anak Sungai Cebong dari lereng Gunung Merbabu. Ketinggian air terjun pertama sekitar 12 meter (sampai tingkat satu) dan 2 meter (menuju tingkat kedua). Sedangkan air terjun kedua dengan ketinggian 18 meter.

Pemandangan dua buah air terjun ini sungguh menakjubkan dengan keunikan bentuk yang berbeda antara satu dengan yang lain. Pada air terjun bertingkat aliran airnya lebih deras daripada air terjun satunya yang tidak bertingkat. Air terjun ini telah menjadi spot favorit untuk bermain air dan menikmati keindahan air terjun dan alam sekitarnya. Hawa sejuk pegunungan membuat suasana lebih nyaman dan membuat kami betah berlama-lama berada di kawasan Air Terjun Grenjengan Kembar.

Spot-spot di sini telah menarik banyak perhatian fotografer, baik pemburu lokal maupun nasional.  Untuk foto di air terjun tersebut harus tiba pada pagi hari dan menunggu agak siang bila matahari terik dan tidak mendung akan menjadi ROL (Ray of Light) karena terpaan air yang lumayan deras dan tertimpa matahari maka sinar-sinar horizontal akan menarik perhatian. Untuk itu, pagi hari banyak berdatangan para fotografer dengan teknik slow speed akan menciptakan air seperti kapas dengan sinar ROL yang luar biasa

Kawasan wisata air terjun Grenjengan Kembar ini belum banyak dikenal oleh masyarakat sehingga suasana cukup sepi dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung di obyek wisata ini. Namun dibalik potensi wisata yang ada, semoga kawasan wisata ini tetap terjaga kebersihan dan keasriannya.