Pulau Kadidiri, Surga Bahari di Perairan Togean

Keindahan bawah lautnya dapat dinikmati dari jarak sekitar lima meter dari bibir pantai dengan mata telanjang. Aneka jenis ikan, penyu, hiu, dan hewan laut lainnya menjadi kekayaan yang sangat sayang untuk dilewatkan.

Pulau Kadidiri adalah tempat wisata eksotis yang terletak di Taman Nasional Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah. Pulau ini dapat dicapai dengan menggunakan kapal laut dari Kota Ampana dan dilanjutkan dengan perahu dari Pulau Wakai. Waktu tempuhnya sekitar 7 jam.

Pulau yang sering dikunjungi wisatawan mancanegara ini memiliki perairan yang memanjakan mata. Keindahan bawah lautnya dapat dinikmati dari jarak sekitar lima meter dari bibir pantai dengan mata telanjang. Beranjak sedikit lebih jauh, kita akan disuguhkan pemandangan terumbu karang. Aneka jenis ikan, penyu, hiu, dan hewan laut lainnya menjadi kekayaan yang sangat sayang untuk dilewatkan. Selain laut, kita juga bisa mejelajahi hutan tropis yang tersedia di pulau ini. Tumbuhannya sangat beragam. Burung-burung cantik pun mewarnai pepohonan.


Menyelami Sisa Perang Dunia II
Keindahan Pulau Kadidiri, khususnya kawasan lautnya, menarik untuk dijelajahi lebih lanjut. Para pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas mengasyikkan, seperti berlayar, menyelam, dan memancing. Selain menikmati aktivitas bawah laut yang memesona, para penyelam juga dapat melihat suatu benda bersejarah. Benda itu adalah bangkai pesawat B24 yang digunakan pada Perang Dunia II. Letaknya berada di 16 kilometer ke arah timur laut dari Pulau Kadidiri. Untuk mencapainya, pengunjung dapat menggunakan perahu motor.

Fasilitas yang disediakan memadai. Penginapan dengan berbagai ukuran mudah didapatkan. Hal itu menjadikan para pengunjung tidak perlu khawatir untuk tinggal beberapa hari di Pulau Kadidiri. Terdapat pula persewaan perahu motor. Perahu motor sangat sesuai bagi para pengunjung yang ingin berkeliling pulau.

Pulau Kadidiri merupakan tempat wisata bahari yang sesuai untuk melepaskan penat. Selain itu, letaknya yang jauh dari hiruk perkotaan membuat para pengunjung merasa tenang. Lingkungannya yang bersih makin membuat pengunjung betah.


Foto : Charlie, Nanang, Topan Permana