Bersembunyi di Perbukitan Buleleng, Hutan Desa Wanagiri

Hutan di kawasan perbukitan Bali Utara ini masih sangat alami, jauh dari keriuhan dan hiruk pikuk turis. Terdapat beberapa air terjun yang sangat indah dan memiliki jalur trekking yang ideal. Bangun tidur disambut suara gemericik sungai, hutan hijau dan kicau burung. Istimewa!

Jika anda lagi berlibur di Bali dan ingin sejenak bersembunyi dari hiruk pikuk kawasan turis, cobalah trekking atau camping di Hutan Desa Wanagiri. Hutan di kawasan perbukitan Kabupaten Buleleng ini terdapat beberapa air terjun yang sangat indah dan memiliki jalur trekking yang ideal. Air terjun Banyumala, Air terjun Banyu Wana Amertha dan Air Terjun Puncak Manik adalah beberapa dari air terjun yang terdapat di hutan desa ini.


Trekking di Hutan Desa Wanagiri
Air terjun Banyumala dan Air terjun Banyu Wana Amerta adalah jalur trekking yang relatif ringan dan tidak panjang. Jalur ini kurang dari satu jam perjalanan. Untuk melakukan trekking di jalur ini, Sobat Pesona bisa melakukan sendiri mengikuti jalur yang ada. Kalau malas sendirian, bisa juga ditemani oleh guide lokal. 

Jika Sobat Pesona ingin jalur yang lebih panjang dan lebih menantang, bisa ke air terjun Puncak Manik. Air terjun ini masih memiliki jalur yang masih ditutupi oleh kehijauan pohon-pohon hutan tropis yang lebat. Di lokasi ini disiapkan guide lokal untuk memandu kita menjelajah hutan desa di sekitar air terjun Puncak Manik. Terdapat dua jalur pilihan untuk melakukan trekking di tempat ini, jalur 3 jam dan jalur 6 jam. Selain dipandu untuk melihat air terjun dan mata air yang terdapat di kawasan Puncak Manik ini, kita juga akan dipandu untuk melihat habitat di kawasan ini. Asyik kan...


Camping di Air Terjun
Di kawasan Hutan Desa Wanagiri juga memungkinkan untuk melakukan aktivitas camping atau berkemah. Dengan suasana kerimbunan hutan hujan, ketika pagi hari kita akan dibangunkan oleh kicauan burung-burung yang menghuni hutan. Kita pun pun dapat menikmati air terjun yang masih sepi dari kunjungun wisatawan pada pagi hari.

Untuk sementara kawasan hutan desa ini belum menyediakan peralatan camping, jadi jika Sobat Pesona ingin camping, harus membawa peralatan sendiri. Tapi enaknya, pengunjung tidak dipungut biaya untuk bisa camping di kawasan hutan ini. Cukup hanya membayar tiket masuk menuju air terjun dan meminta ijin ke pos penjagaan.

Lokasi hutan desa Wanagiri ini berada di kabupaten Buleleng, Bali utara, tepatnya diatas puncak pegunungan Desa Wanagiri. Untuk mencapai lokasi ini, dengan kendaraan bermotor dari Bandara Internasional Ngurah Rai kurang lebih 3 jam.

Selamat berpetualang! Jangan lupa, jaga kelestarian hutan ketika berkunjung!


Foto : Mikhael Naftali