Uji Nyali Mengarungi Jeram Sungai Alas

Destinasi kece buat traveler pemberani, seru-seruan berarung jeram di Sungai Alas, Aceh. Biasanya untuk mengarungi Sungai Alas ini bisa memakan waktu sekitar 6 jam, melewati jeram berkelok dan pemandangan elok Taman Nasional Gunung Leuser.

Sungai Alas merupakan sungai terpanjang di Provinsi Aceh, dengan panjang sekitar 32 kilometer, mengalir membelah Taman Nasional Gunung Leuser dan berujung di Samudera Indonesia. Sungai Alas terkenal sebagai lokasi olahraga yang menantang adrenalin, arung jeram. Sungai ini bahkan sudah terkenal hingga ke mancanegara, menjadi tempat event dan kompetisi arung jeram bertaraf Internasional.

Dengan predikat Sungai Alas sebagai sungai terpanjang, sudah bisa dibayangkan tingkat kesulitan dan keseruan yang ada di lokasi ini pasti beragam. Mulai dari yang gampang ditaklukkan hingga yang sulit dan menantang nyali. Tapi yang pasti, jika Sobat Pesona melakukan rafting di sepanjang Sungai Alas, sudah pasti akan disajikan pemandangan alam yang aduhai.


6 Jam Pengarungan
Saat melakukan olahraga yang memacu adrenalin ini, Sungai Alas akan menyajikan arus yang deras, berkelok-kelok, dan jeram-jeram yang menantang untuk menguji keseimbangan dan kerjasama tim. Petualangan mengarungi Sungai Alas akan memberikan sensasi yang berbeda, karena Sobat Pesona akan ditambah dengan suasana Taman Nasional Gunung Leuser, pemandangan hutan dan aneka satwa liar yang mungkin akan Sobat Pesona temui.

Biasanya untuk mengarungi Sungai Alas ini bisa memakan waktu sekitar 6 jam, tapi tenang saja karena Sobat Pesona bisa beristirahat di spot tertentu di dalam Taman Nasional Gunung Leuser. Untuk Sobat Pesona yang baru mencoba olahraga arung jeram bisa memulai dari Muarasitulan di Kota Kutacane hingga ke Kota Gelombang. Sedangkan buat Sobat Pesona yang sudah profesional dan ingin menaklukkan jeram-jeram Sungai Alas yang lebih menantang, bisa memulai dari titik yang lebih jauh, yaitu Angusan dekat Blangkejeran.

Untuk mencoba olahraga ini, Sobat Pesona harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 300.000. Tetapi untuk wisatawan asing biayanya berbeda yaitu berkisar sekitar Rp 500.000. Biaya ini sudah termasuk perlengkapan rafting, tenda camping, dan lain-lainnya.


Foto: R. Azhar