Benteng Toboali, Saksi Bisu Sejarah di Tepi Pantai Nek Aji

Benteng Toboali merupakan bangunan bekas basis pertahanan pemerintah kolonial Belanda. Dibangun pada tahun 1825, dan terletak di kaki bukit pinggir pantai sebelah utara Kelurahan Tanjung Ketapang, Bangka Selatan, di Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Benteng Toboali dapat ditempuh dengan perjalanan darat selama 3 menit dari pusat kota Toboali. Sementara jika Sobat Pesona dari kota Provinsi Kepulauan Babel yaitu Pangkalpinang, Benteng Toboali dapat dicapai dengan perjalanan selama 2,5 jam.

Bagi yang baru pertamakali berkunjung ke sini, tak perlu khawatir bakal sulit mencarinya. Sebab penduduk setempat umumnya sangat ramah dan suka membantu menunjukkan lokasi peninggalan sejarah ini. Kalau toh memang malu bertanya, sebenarnya letak Benteng Toboali terbilang mudah dicari lantaran berada di belakang Polsek Toboali.

Menariknya lagi, tempat wisata ini juga tanpa tarif masuk. Di lokasi ini kita dapat mengeksplore peninggalan sejarah masa lalu dimana Belanda di jaman dahulu membangun benteng ini guna melindungi pertambangan timah. Benteng ini dianggap penting untuk menghalau serangan musuh dari laut.


Akar Ketapang Instagramable
Mengunjungi Benteng Toboali bisa membuat kita serasa mengunjungi dua tempat wisata sekaligus, yaitu wisata sejarah dan wisata alam. Sebab di tempat ini kita juga dapat  menyaksikan wajah kota Toboali dari ketinggian sekaligus keindahan Pantai Nek Aji. Belum lagi pemandangan dermaga Bom Pendek yang akan nampak sangat indah saat matahari terbenam. Lengkap dengan rerimbunan pohon, hembusan angin laut yang berdesir dan suara ombak menghantam pantai tanpa henti.

Dari sisi bangunan, Benteng Toboali sendiri sebenarnya lebih merupakan sisa-sisa peninggalan. Jangan heran kalau terkesan agak lowong. Pada sisi kiri benteng memang terdapat bangunan yang terdiri dari beberapa ruangan, namun di sisi kanan bentuk bangunan sudah tidak utuh. Hanya berupa tembok dan  reruntuhan yang tertutup lumut dan akar tanaman.

Tapi justru akar pohon ketapang yang melingkup dan melapisi bangunan benteng adalah suatu keindahan tersendiri yang wajib dinikmati. Titik-titik dimana akar pohon mencengkeram bangunan malah menjadi salah satu area favorit pengunjung untuk berswafoto saat berkunjung ke lokasi ini.


Foto : Adhim Maulana