Menikmati Kopi Luwak Liar Asli di Warung Bali Coffee

Warung Bali Coffee dikenal sebagai warung yang menjual kopi Luwak Liar asli. Biji kopi yang dikumpulkan dari sekitar tepi kali yang mengalir dari air terjun Gitgit, merupakan hasil kopi luwak berjenis Arabika.

Jikalau Sobat Pesona sedang berada di Kabupaten Buleleng dan pecinta kopi, terutama kopi Luwak, harus berkunjung ke warung kopi satu ini, Warung Bali Coffee. Memang dari namanya sangatlah umum, namun warung yang terletak di desa yang memiliki air terjun Gitgit ini memiliki suguhan istimewa. Tak jauh dari lokasi Festival Buleleng 2019, warung kopi di Banjar Dinas Gitgit ini memiliki kopi Bali istimewa, kopi luwak liar.

Kopi luwak liar merupakan kopi yang terkenal sangat mahal, karena proses yang alami dan persediaan yang terbatas. Kopi luwak merupakan kopi yang dihasilkan dari buah kopi yang dimakan oleh hewan luwak (musang) lalu biji kopi mengalami fermentasi alami didalam perut Luwak sehingga menambah aroma tersendiri bagi kopi. Namun permintaan yang banyak dan harga yang tinggi, membuat banyak kopi luwak palsu atau hasil ternak.


Stok Terbatas, Favorit Pengunjung Air Terjun Gitgit
Nah, berbeda di Warung Bali Coffee yang didirikan oleh pasangan Nengah Ardana & Nyoman Murni Asih pada tahun 2013 ini. Mereka menawarkan kopi luwak liar asli walaupun dengan jumlah yang terbatas. Tidak heran banyak sekali wisatawan terutama pecinta kopi yang sedang berkunjung ke air terjun Gitgit, menyempatkan diri mengunjungi warung Bali Coffee Gitgit.

Warung Bali Coffee memang dikenal sebagai warung yang menjual kopi Luwak Liar asli. Biji kopi luwak yang dikumpulkan dari sekitar tepi kali yang mengalir dari air terjun Gitgit, merupakan hasil kopi bali berjenis Arabika.

Nengah Ardana yang dikenal sebagai Nano Luwak di kalangan komunitas kopi luwak, sangat memahami betul perilaku hewan ini. Awalnya ia merupakan salah seorang yang sering berburu luwak, lalu seiring waktu dia pun sadar dan berbalik menjadi pelestari hewan yang dikenal menyukai buah kopi ini.

"Biji kopi Luwak Liar itu gampang untuk mencarinya, karena Luwak cenderung membuang kotoran di tempat yang sama," ujar Nano Luwak ketika menjelaskan bagaimana ia dan istrinya mencari biji kopi luwak.

Untuk merasakan kopi luwak ini Sobat Pesona bisa datang langsung ke Warung Bali Coffee, warung ini menjual seharga Rp 120 ribu per 100gram. Lokasi Warung ini terletak di jalur menuju Air Terjun Gitgit yang terdapat di dekat Banjar Dinas Gitgit, Kabupaten Buleleng, Bali. Jangan sampai terkecoh dengan air terjun Gitgit lainnya karena ada beberapa air terjun Gitgit yang berdekatan tetapi memiliki ukuran lebih kecil. Berjarak kurang lebih 30 menit dari kota Singaraja, ibukota kabupaten Buleleng.

Selamat ngopi!


Foto : Mikhael Naftali