The Keranjang, Pusat Oleh-oleh Bali yang Instagramable

The Keranjang punya bangunan yang meyerupai bentuk keranjang belanjaan. Itu juga yang menjadi konsep dari tempat ini, yaitu “Bali dalam Satu Keranjang”. Artinya, semua hal yang berhubungan dengan Bali ada di sini.

Bali telah menawarkan sejuta pesonanya. Baik itu soal alamnya yang indah-indah, mulai dari pantai Sanur, Danau Tamblingan, Uluwatu, hingga ke Nusa Dua. Atau soal budaya? Bali juga sangat kaya. Sebut saja Tari Kecak, Pura Ulun Danu, hingga Pura Saraswati. Nah, kelar menjelajah Bali, jangan lupa membeli oleh-oleh untuk keluarga dan teman. Sekarang di Bali ada pusat oleh-oleh baru yang cukup instagramable, yaitu The Keranjang.

Begitu tiba di area parkirannya, kita akan langsung tahu, kenapa tempat ini diberi nama “The Keranjang”. Yup, karena memang bangunannya meyerupai bentuk keranjang belanjaan. Itu juga yang menjadi konsep dari tempat ini, yaitu “Bali dalam Satu Keranjang”. Artinya, semua hal yang berhubungan dengan Bali ada di sini.

Sebagai tempat berburu oleh-oleh, The Keranjang cukup lengkap. Beberapa camilan ikonik dari Bali bisa kita temui di sini. Mulai dari pie susu, kacang disko, pia, cokelat, hingga kopi khas Bali. Harganya juga cukup terjangkau. Untuk pie susu berkisar antara Rp23.000 hingga Rp50.000, tergantung jumlahnya. Begitu juga untuk kopinya, berkisar antara Rp30.000 hingga Rp50.000, tergantung berat per gram-nya.

Bali juga identik dengan hal yang berbau pantai. Di The Keranjang kita juga bisa dengan mudah menemukannya, mulai dari baju pantai, celana, hingga sandal yang semuanya cukup berwarna. Harganya juga terjangkau, berkisar antara Rp30.000 hingga Rp150.000.

Hal menariknya tak hanya dari barang yang dijual, tapi juga dari tata letaknya. Semuanya seakan dibuat sangat rapi dan tematik. Hal ini menambah kesan artistik, atau sekarang milenial menyebutnya dengan istilah; Instagramable. Contohnya hiasan berbentuk pie di dinding tempat menjual pie susu.

The Keranjang terdiri dari 4 lantai. Namun, hingga awal Agustus ini The Keranjang baru membuka lantai dasarnya saja. Ketiga lantai sisanya masih dalam penyempurnaan, dan akan segera dibuka untuk wisatawan.

O, iya, selain bisa untuk berbelanja oleh-oleh khas Bali, di The Keranjang juga terdapat wahana edukasi bernama Kampung Langit. Wahana punya konsep yang cukup unik. Karena menyediakan rangkaian kegiatan tradisi Bali yang bisa kita ikuti, seperti meracik loloh (minuman tradisional), membuat gebongan, hingga gerabah.

Di wahana Kampung Langit kita juga bisa melihat pertunjukan seni kreasi, seperti Asura on Fire, Goddessa, Super Sambrag, dan Hello! Semeton. Atau yang cukup menarik adalah berdandan menggunakan pakaian khas Bali. Semuanya bisa kita dapatkan di Kampung Langit The Keranjang Bali.

Tapi untuk merasakan sensasi unik di Kampung Langit ini kita dikenakan biaya Rp75.000 untuk paket selama 2 jam, dan Rp125.000 untuk paket 5 jam. Harga ini terbilang terjangkau, apalagi kita bisa menghabiskan waktu menunggu penerbangan pulang ke kota asal. Pasalnya lokasi The Keranjang cukup dekat dengan bandara I Gusti Ngurah Rai, tepatnya berada di Jalan Raya Kuta, No. 70-72, Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

Selamat berburu oleh-oleh khas Bali, Sobat Pesona!