Pantai Keren di Banyuwangi, Surga Peselancar dan Penyu

Tak hanya indah dan memilik ombak yang menantang untuk ditalkukkan. Tapi pantai-pantai di Banyuwangi juga menjadi ‘rumah’ yang bagi penyu-penyu yang ingin menetaskan telur-telurnya dengan aman.

Banyuwangi, sebuah Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini menyimpan banyak pesona. Tak cuma soal budaya yang dikenal, seperti; Suku Osing, Tari Gandrung, hingga ke karnaval Banyuwangi Ethno Carnival-nya saja. Di Banyuwangi juga terdapat pantai-pantai indah yang layak banget untuk kita kunjungi. Bahkan beberapa di antaranya sudah diakui dunia, sebagai tempat berselancar terbaik di Pulau Jawa.

Nah, berikut ini adalah empat pantai keren di Banyuwangi yang harus Sobat Pesona kunjungi:


Pantai Merah
Pantai Pulau Merah berada di ujung selatan Banyuwangi. Lalu, kenapa diberi nama Pulau Merah? Jawabnya ternyata pada bukit kecil yang berada di tengah laut. Menurut masyarakat sekitar, tanah yang berada di bukit kecil itu, berwarna merah. Namun, karena banyaknya pohon, tidak terlihat persis warna merah di bukit itu.

Pantai di Pulau Merah, sering memancarkan warna merah ketika sore hari. Ini karena pasir basah yang terkena pancaran sinar matahari. Ombaknya yang indah dan aman digunakan untuk menikmati air laut, membuat surfer dari mancanegara ataupun domestik, menguji kemampuannya dalam menaklukkan ombak-ombak tersebut.


Teluk Hijau
Teluk Hijau atau kerap dikenal Green Bay ini menawarkan teluk yang dikelilingi hijaunya hutan, dengan pasir putih serta air laut berwarna kehijauan. Warna air laut yang berwarna hijau ini disebabkan alga yang tumbuh di dasarnya.

Dulu, teluk ini hanya bisa dinikmati dari jauh oleh wisatawan yang mengunjungi Taman Nasional Meru Betiri menuju Pantai Sukamade. Kini kita bisa langsung menginjakkan kaki di pasir pantai yang lembut ini, meskipun harus menempuh perjalanan yang cukup melelahkan.

Saat menjejakkan kaki di area pantai Teluk Hijau, kita akan merasakan sendiri pasir putih yang sangat lembut, seperti berjalan di atas tepung. Di sini kita bisa berenang bahkan snorkeling dengan cukup aman. Apalagi panorama sekitar pantai yang sepi dikelilingi rimbunnya hutan membuat kita betah  berlama-lama di pantai ini.


Pantai Bama
Sebagian besar area pantai Bama ini masih termasuk dalam area konservasi di Taman Nasional Baluran, terutama di bagian hutan mangrove yang sangat rimbun dan terjaga. Di area pantai Bama terdapat area hutan mangrove di sisi kanan pantai, untuk menikmatinya kita cukup berjalan di dek kayu yang berada di tengah jajaran mangrove teduh dan hijau segar. Jalur mangrove ini akan berujung ke sebuah dermaga yang menjorok ke laut dengan pemandangan yang menakjubkan.

Menyusuri pantai Bama tidak lengkap tanpa berhenti di spot-spot Instagenik di sepanjang garis pantai. Ada ayunan yang tergantung di pohon, ranting besar yang teronggok layaknya kursi dan jembatan kayu. Bersiaplah juga mendapat “teman baru” di sini. Berbagai jenis kera yang aktif mencari kepiting mungkin akan mencoba berkenalan juga dengan Sobat Pesona.


Pantai Sukamade
Pantai Sukamade berjarak sekitar 97 km dari pusat Kota Banyuwangi, tepatnya di wilayah Dusun Sukamade, Desa Barongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Menuju pantai ini bisa ditempuh sekitar 5 jam perjalanan dengan akses jalan yang cukup ekstrem dan memacu adrenalin.

Pantai Sukamade dikenal sebagai tempat penangkaran penyu di Banyuwangi, dan masuk ke kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Sudah ribuan tahun Pantai Sukamade menjadi tempat berkembang biaknya penyu. Bahkan, penyu yang berasal dari Samudera Pasifik dan Samudra Hindia juga bisa ditemukan di pantai ini. Hal ini tidak lepas dari lokasi pantai Sukamade yang terpencil, sehingga penyu-penyu bisa bertelur dengan aman, habitatnya terjaga, dan minim gangguan manusia.