Keunikan Pantai Badur Sumenep yang Bikin Kita Betah

Tak hanya sunset indah di pantai Badur saja. Tapi di sini terdapat sumber mata air besar yang airnya mengalir deras ke laut. Pertemuan air tawar dengan air laut juga menjadikan wisatawan betah berlama-lama menikmati pantai Badur bersama angin pantai yang tidak bagitu kencang.

Kabupaten Sumenep tak hanya dikenal dengan kuliner khasnya saja yang enak-eank. Tapi juga ada beberapa destinasi pantai yang indah. Sebut saja; pantai Lombang, pantai Slopen, hingga pantai Badur yang terkenal dengan sunset-nya yang indah.

Pantai Badur terletak di Desa Badur, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep. Berjarak sekitar 18 km dari pusat Kota Sumenep, atau kurang lebih sekitar 30 menit perjalanan. Fasilitas yang ada di tempat ini sudah lumayan baik, seperti kamar mandi umum, tempat ibadah, warung-warung makan, tempat parkir dan kita pun bisa memancing di perairan tawarnya.

Jika ingin berlibur ke pantai Badur sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi karena akan cukup sulit menemukan kendaraan umum yang menuju ke tempat ini. Untuk hari-hari biasa, lokasi ini tidak mengenakan tarif, namun ketika hari libur tiba, tiket masuk yang harus dikeluarkan sekitar Rp15.000 untuk kendaraan roda empat, dan Rp5.000 untuk kendaraan roda dua.

Pantai Badur tidak seluas pantai Slopeng dan pantai Lombang, namun pantai ini memiliki ketertarikan tersendiri di mata wisatawan, apalagi pasirnya yang berwarna putih itu terlihat sangat cantik di bawah sinar matahari, pantai ini masih sangat bersih, mungkin karena masyarakat sekitar masih sangat menghargai betapa pentingnya kebersihan lingkungan.

Tapi yang paling dicari di pantai Badur adalah momen sunset-nya. Di pantai ini terkenal akan matahari terbenam yang cukup indah di pulau Madura. Maka tak heran kalau banyak orang ke pantai Badur ketika sore menjelang. Apalagi di sini punya garis pantai yang lumanyan panjang, dan ombak yang tenang.

Tak hanya indah sunset-nya saja. Tapi di pantai Badur terdapat sumber mata air besar yang airnya mengalir deras ke laut. Air tawar inilah yang sering dijadikan tempat berenang wisatawan. Pertemuan air tawar dengan air laut juga menjadikan wisatawan betah berlama-lama menikmati pantai Badur bersama angin pantai yang tidak bagitu kencang.

Keunikannya tak sampai di situ saja. Di pantai Badur juga terdapat sebuah gua yang cukup dikeramatkan oleh warga sektiar. Konon, gua ini menjadi tempat pertemuan antara penyebar agama Islam di Madura saat zaman penajajah Belanda.

Sekarang, gua ini juga masih sering digunakan sebagai tempat tafakkur untuk mendekatkan diri pada Sang Pencipta. Di depan gua juga terdapat sebuah makam yang batunya nisannya dari batu gunung. Makam tersebut diyakini sebagai salah satu tokoh penyebar agama Islam di Madura.

Nah, itulah beberapa keunikan dari pantai Badur di Sumenep Madura. Ibaratnya, sekali jalan ke pantai kita sudah mendapat beberapa spot wisata sekaligus bukan?