5 Oleh-oleh Lezat dan Unik Khas Aceh

Ada kue bhoi, kue adee, dendeng Aceh, kue keukarah dan kue timphan yang bisa Sobat Pesona jadikan pilihan untuk dibawa sebagai oleh-oleh. Setiap hidangan ini memiliki rasa dan bentuk yang unik.

Selain terkenal karena kulinernya yang unik, Aceh juga memiliki oleh-oleh yang tidak boleh dilewatkan. Oleh-oleh khas Aceh ini memiliki bentuk yang unik. Buah tangan khas Aceh juga memiliki rasa yang nikmat sungguh layak dicoba. Berikut oleh-oleh khas Aceh yang cocok untuk dibawa pulang.


1. Kue Bhoi
Kue Bhoi memiliki bentuk khas yang mudah dikenali, yaitu ikan, bunga dan bintang. Menurut cerita, tidak semua orang bisa membuat kue bhoi. Butuh kesabaran dan ketelatenan saat mengolah adonan agar bisa terbentuk sempurna.

Camilan yang satu ini biasanya disajikan saat perayaan Lebaran atau dijadikan sebagai hantaran di pesta pernikahan. Teksturnya yang lembut sangat cocok untuk dijadikan teman minum kopi atau teh.


2. Kue Adee
Awalnya, kue ini merupakan hidangan tradisional yang sering dijumpai di daerah Sigil, Bireuen, Lhokseumawe, Langsa hingga ke Medan. Namun, pada 2005, kue adee mulai dijadikan salah satu oleh-oleh khas Aceh yang diburu para pelancong.

Kue adee memiliki dua pilihan rasa berdasarkan bahan bakunya. Sobat Pesona bisa memilih kue adee berbahan terigu dan kue adee ubi dari singkong. Satu loyang kue adee biasanya dijual dengan harga Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu.


3. Dendeng Aceh
Dendeng Aceh juga merupakan oleh-oleh yang mudah kita jumpai. Oleh-oleh dendeng Aceh sering diburu wisatawan karena rasanya gurih dan bisa bertahan cukup lama.

Dendeng Aceh terbuat dari daging sapi yang diiris tipis, dikeringkan, lalu dicampur dengan bumbu-bumbu tradisional. Dendeng Aceh digoreng lagi dan biasanya ditambahkan sambal sebagai lauk.


4. Kue Keukarah
Tampilannya kue ini mirip sarang burung karena bentuknya yang mirip serabut. Tekstur kue keukarah juga sangat  renyah cenderung rapuh. Kue ini sangat cocok dijadikan camilan sambil ngopi atau ngeteh sore-sore.

Kue keukarah terbuat dari campuran tepung beras dan santan yang dicampur dengan air. Adonan lalu dimasukkan ke dalam cetakan, lalu digoreng hingga matang atau berwarna kecoklatan.


5. Kue Timphan
Kue timphan terbuat dari tepung ketan yang diisi dengan irisan labu atau pisang raja di dalamnya. Namun, sejak dijadikan oleh-oleh, isi kue timphan lebih bervariasi, seperti srikaya dan durian.

Sebagai oleh-oleh, kue timphan bisa bertahan selama tiga hari. Perpaduan rasa manis dan gurih kue timphan sangat nikmat dan bikin ketagihan.