Jalur Padang-Bukittinggi yang Jauh Tapi Menyegarkan Mata

Jarak Kota Padang ke Bukittinggi lebih dari 100 km, namun jauhnya tak terasa karena banyaknya wisata yang bias kita hampiri.

Rasanya, tidak banyak jalan utama antar kota di Indonesia yang punya karakter seunik jalur Padang-Bukittinggi di Sumatera Barat. Jika ingin berlibur di Kota Bukittinggi, selepas mendarat di Bandar Udara Minangkabau, kita harus menempuh perjalanan selama dua hingga tiga jam. Belum lagi medannya yang naik-turun dan berliku kadang membuat perut kita mual dan kepala pusing.

Terbayang betapa lelahnya perjalanan yang akan ditempuh dengan jarak sekitar 115 km itu. Tapi, apa yang ditawarkan oleh jalur Padang-Bukittinggi benar-benar menjadi obat bosan kita.

Jajaran pegunungan Bukit Barisan menghampar luas di kanan dan kiri kita. Belum lagi gagahnya Gunung Singgalang dan Marapi akan memanjakan mata kita di sepanjang jalan menjelang masuk ke Kota Bukittinggi.

Jalur utama yang termasuk jalur lintas Sumatera ini memiliki banyak destinasi wisata yang bisa kita singgahi. Uniknya, letak tempat wisata tersebut tidak jauh dari jalan utama, sehingga tidak butuh waktu lama untuk sampai ke masing-masing destinasi.

Air terjun Lembah Anai misalnya. Air terjun yang berada di tengah Lembah Anai ini benar-benar berada di pinggir jalan utama. Kita bisa memarkir mobil tepat di sebelah air terjun dan bisa mendekat ke air terjun Lembah Anai sambil bermain dengan monyet-monyet yang berkeliaran di sekitarnya.

Lokasi air terjun Lembah Anai berjarak sekitar 50 km dari Bandara Minangkabau, tepat di waktu kita mulai merasa lelah di tengah perjalanan dari Padang. Mampir ke air terjun ini sangat direkomendasikan untuk menghilangkan kejenuhan dan lelah sebelum mencapai Bukittinggi.

Persis di seberang air terjun terdapat bentangan rel kereta api yang legendaris. Jalur kereta yang menghubungkan Kota Sawahlunto-Padang  ini dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda untuk mengangkut batubara.

Lanjut dari air terjun Lembah Anai, mampir juga ke Pusat Informasi dan Dokumentasi Budaya Minangkabau di Kota Padang Panjang. Di sini kita bisa mulai mengenal kehidupan dan budaya masyarakat Minangkabau, suku utama di Sumatera Barat.

Selain berkenalan dengan budaya Minangkabau, kita juga bisa sejenak memejamkan mata sambil menikmati sejuknya udara pegunungan Padang Panjang. Begitu rasa lelah hilang, barulah melanjutkan perjalanan ke Bukittinggi.

Bagaimana soal makanan? Jangan khawatir! Di sepanjang jalur Padang-Bukittinggi terdapat banyak tempat makan yang nikmat dan bersahabat di kantong. Jenis makanan pun amat beragam, mulai dari makanan khas Minangkabau, hingga kudapan semacam bika yang sangat cocok disantap selagi panas.