3 Destinasi Wisata Alam Ciwidey yang Memesona

Rasanya ungkapan itu benar adanya. Tanah Pasundan menyimpan panorama bentang alam yang menakjubkan, salah satunya terbentang di dataran tinggi Ciwidey. Berikut saya pilihkan 3 tempat wisata alam di sekitar Ciwidey yang memesona.

Tak salah ketika seorang psikolog dan budayawan asal Belanda bernama MAW Brower mengatakan, “Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum.” Rasanya ungkapan itu benar adanya. Tanah Pasundan menyimpan panorama bentang alam yang menakjubkan, salah satunya terbentang di dataran tinggi Ciwidey. Berikut saya pilihkan 3 tempat wisata alam di sekitar Ciwidey yang memesona.

1. Ranca Upas
Destinasi wisata sekaligus berkemah dengan pemandangan dan suasana yang mengesankan. Begitulah kawasan Ranca Upas yang terletak di Kabupaten Bandung ini populer di telinga, mata, dan perasaan masyarakat. Berada di ketinggian 1.700 mdpl, suhu udara di kawasan ini cukup dingin antara 17-20 derajat celcius saat siang hari. Bagaimana kalau malam? Sudah bisa ditebak. Malah, bisa mencapai nol derajat celcius meski hanya pada saat tertentu saja.

Lantas, apakah daya tarik Ranca Upas hanya tempat berkemah? Kini, ada banyak atraksi yang dihadirkan di lahan seluas kurang lebih 251 hektare itu. Selain wahana permainan untuk outbond, ada penangkaran rusa. Atraksi penangkaran rusa diminati semua kalangan dan favorit berswafoto pengunjung Ranca Upas. Sensasi ini terbilang cukup jarang ditemui di tempat lain yang lahannya diperuntukkan bagi konservasi.

2. Kawah Rengganis
Ciwidey masih punya potongan surga yang eksotis bernama Kawah Rengganis. Destinasi yang terletak sekitar dua kilometer dari Situ Patenggang Rancabali ini memang popularitasnya masih terus berkembang. Namun, untuk ukuran objek wisata yang baru dibuka dan dieksplorasi, Kawah Rengganis layak direkomendasikan dalam daftar atas saat tamasya ke Ciwidey. Daya pikat dan magis Rengganis yang Instagramable mampu menghipnotis setiap orang yang datang ke sana.

Awalnya kawah ini dikenal dengan nama Kawah Cibuni. Diberi nama Cibuni karena Kawah Rengganis memang masuk wilayah Kampung Cibuni. Meski cantik, Kawah Rengganis punya areal yang tidak terlalu besar, akan tetapi memiliki batuan yang besar, tinggi dan terjal serta dikelilingi hijaunya pepohonan. Pengunjung banyak mandi air belerang dan juga masker lumpur vulkanik. Kawah Rengganis terbentuk dari proses alam jutaan tahun lalu akibat letusan Gunung Sunda Purba atau fenomena alam yang terjadi di seputar Gunung Patuha. Kawah yang masih aktif ini punya beberapa sumber geyser kecil yang menyemburkan uap panas.

3. Situ Patenggang
Situ Patenggang, sebagian orang menyebutnya Situ Patenggang, menyimpan panorama yang memukau sekaligus legenda dua insan yakni Ki Santang dan Dewi Rengganis yang saling mencintai namun terpisah jarak dan waktu. Di kawasan objek wisata alam yang terletak di Rancabali ini terdapat Batu Cinta dan Pulau Asmara yang dikaitkan dengan kisah pertemuan mereka. Pesona eksotisme dan romantisme tempat di dataran tinggi ini bakal memanjakan siapa saja yang tamasya ke sana di tengah alam Ciwidey yang mempesona.

Situ yang punya luas 45 ribu hektare ini berada di dalam kawasan cagar alam dengan total luas mencapai 123.077,15 hektare. Terletak di Bandung Selatan dengan ketinggian sekira 1.600 mdpl, Situ Patenggang yang berjarak 7 kilometer dari Kawah Putih menyajikan suasana khas pegunungan yang asri dan sejuk. Kawasan ini makin keren dengan adanya tempat berkemah yang eksklusif yakni glamorous camping alias glamping di tepi danau. Bermalam di dalam glamping akan memberi sensasi berbeda. Spot menarik lainnya yang menjadi daya pikat Patenggang adalah kapal pinisi yang Instagramable dan menjadi ikon baru Ciwidey.