Mendaki Pulosari, Gunung Api Mungil yang Menantang

Meski tidak setinggi gunung-gunung lainnya, Gunung Pulosari merupakan salah satu gunung aktif di Pulau Jawa yang tak kalah menantang. Ada 2 jalur pendakian, landai dan terjal. Keduanya sama-sama menarik, melewati kawah gunung dan curug berair jernih.

Jika Sobat Pesona menyukai kegiatan luar ruangan seperti mendaki gunung, tidak ada salahnya menjadikan Gunung Pulosari sebagai tujuan selanjutnya saat liburan. Gunung setinggi 1364 mdpl ini terletak di Kabupaten Pandeglang, Banten. Meskipun tidak setinggi gunung-gunung lain yang terkenal di kalangan pendaki, gunung satu ini merupakan gunung dengan status aktif dan menantang.


2 Jalur Pendakian, Pilih Landai Atau Menantang?
Meskipun mungil, gunung ini memiliki daya tariknya tersendiri. Salah satunya adalah Curug Putri. Curug Putri adalah sebuah air terjun yang akan Sobat Pesona jumpai ketika berjalan menuju puncak. Lokasi Curug Putri sendiri tidak terlalu jauh dari basecamp. Lokasi tersebut biasanya dijadikan tempat istirahat oleh para pendaki apabila ingin bersantai. Di tempat itu kita pun bisa bersantai sembari menikmati pemandangan air terjun yang dapat menyegarkan badan dan pikiran.

Selain air terjun, Gunung Pulosari juga memiliki kawah. Kebanyakan pendaki memilih untuk mendirikan camp di sekitar area kawah tersebut karena lokasinya cukup lapang. Di sekitar area tersebut juga terdapat pedagang yang menjajakan makanan ringan. Jadi, jika Sobat Pesona hanya membawa logistik yang lumayan terbatas tapi masih ingin mengunyah sesuatu, bisa membeli dari salah satu pedagang itu.

Untuk mencapai puncaknya, Sobat Pesona bisa memilih rute sesuai kemampuan fisik yang dimiliki. Ada dua pilihan jalur, yaitu jalur terjal dan jalur landai. Apabila Sobat Pesona memilih jalur landai, tentu waktu yang harus ditempuh untuk mencapai puncak akan lebih lama. Perjalanan dari basecamp hingga puncak rata-rata akan membutuhkan waktu tiga jam, tergantung kondisi dan situasi masing-masing.

Di puncak, kita bisa berfoto dan menikmati pemandangan yang terhampar di bawah sana. Kita juga dapat menjumpai beberapa pendaki yang mendirikan tenda di sekitar area puncak. Apabila kita sudah selesai lalu memutuskan untuk turun, jangan lupa untuk turut membawa kembali sampah-sampah kita.

Nah, bagi Sobat Pesona yang ingin melakukan pendakian ke Gunung Pulosari namun tidak memiliki kendaraan pribadi dapat menggunakan transportasi umum. Kita dapat naik bus dan turun di Terminal Pandeglang. Dari Terminal Pandeglang, kita dapat naik angkutan umum untuk mencapai Pasar Pari. Dari Pasar Pari, kita tinggal naik ojek menuju basecamp.


Foto: Moch. Luthfie, Ibang