Raja Ampat Van Java Itu Bernama Waduk Bajul Mati

Ciri khas Waduk Bajul Mati terletak di pintu masuknya, yakni 2 patung penari Gandrung khas Banyuwangi setinggi 5 meter. Bentuknya hampir sama dengan Kepulauan Raja Ampat, banyak gundukan seperti pulau-pulau jika dilihat dari jauh dan pepohonan yang menghijau di sekelilingnya.

Ikon wisata tidak harus berupa tempat-tempat bersejarah ataupun bangunan kuno. Tapi juga waduk untuk berbagai aktivitas olahraga air. Lebih dikenal dengan nama bendungan. Di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Situbondo, satu tempat wisata air menjadi pilihan yang tidak boleh dilewatkan pelancong, Waduk Bajul Mati.

Waduk Bajul Mati berada tepatnya sekitar 5 km dari Taman Nasional Baluran. Waduk ini tidak hanya sebatas menampung air untuk irigasi atau pembangkit tenaga listrik. Tapi sudah berkembang menjadi lokasi wisata. Waduk Bajul Mati juga  bukan satu-satunya waduk yang ada di Banyuwangi. Masih ada waduk lainnya. Seperti Waduk Sidodadi yang berada di Kecamatan Glenmore.


Watersports dan Surga Mancing
Ciri khas Waduk Bajul Mati terletak di pintu masuknya, yakni 2 patung penari Gandrung khas Banyuwangi setinggi 5 meter. Kata pegiat wisata di sana, waduk ini sering disebut sebagai Raja Ampat di Jawa Timur. Bentuknya hampir sama karena banyak gundukan seperti pulau-pulau jika dilihat dari jauh dan pepohonan yang menghijau di sekelilingnya.

Masuk ke dalam Waduk Bajul Mati, cukup membayar tiket Rp 5.000 per motor dan Rp 2.500 untuk setiap pengunjung. Sangat murah. Tapi jangan dibayangkan fasilitas yang diberikan juga murah meriah. Pesona keindahannya bukan murahan. Lebih disarankan agar datang di bulan Oktober hingga Desember. Debit air dari sungai Bajul Mati yang berhulu dari Gunung Ijen, sangat tinggi untuk memainkan berbagai wahana. Seperti motor roda empat atau ATV, tempat rekreasi outbond dan speed boat.

Sedangkan waktunya, lebih cocok di sore hari. Udaranya lebih sejuk dibandingkan siang hari.   Sebagai tempat wisata alternatif pilihan, sejumlah fasilitas dibangun di sana. Mulai rest area dengan lahan parkir sangat luas, tempat menginap, ataupun cafe untuk memanjakan lidah pengunjungnya. Selain memanfaatkan untuk menikmati panorama yang cantik, banyak pula yang memanfaatkan air waduk untuk memancing.

Tapi Sobat Pesona tidak bisa sembarangan memilih lokasi untuk memancing, yang diperbolehkan hanya pada bagian sisi selatan waduk. Pengelolanya pun menyiapkan balai bengong untuk berteduh sembari melanjutkan untuk mengagumi keindahan Waduk Bajul Mati. Seni tari gandrung khas Banyuwangi sering dipentaskan di balai itu. Cukup sayang untuk dilewatkan tontonan ini. 

Tidak ada salahnya, Waduk Bajul Mati sangat cocok untuk mengisi liburan Sobat Pesona. Boleh juga bila ingin berwisata selama seharian di sana, misalnya singgah dalam perjalanan ke atau dari Bali. Nikmati keindahan alam dan keseruan wahananya, agar fresh melanjutkan perjalanan.


Foto : Nunus Rachmantyo