Mau Uji Adrenalin atau Menikmati Dendang Burung Liar? Ya di Bukit Bangkirai

Letaknya yang tidak begitu jauh dari Kota Balikpapan membuat Bukit Bangkirai menjadi destinasi favorit para pelancong.

Kota Balikpapan terkenal dengan suhunya yang lebih panas dari kebanyakan kota besar di Indonesia. Tak mengherankan memang. Sebab, kota ini tak jauh dari garis khatulistiwa yang membawa iklim tropis.

Keberadaann Bukit Bangkirai menjadi seperti oase di tengah padang gurun. Pepohonan yang super tinggi dan rindang berpadu dengan merdunya nyanyian burung dan hewan lainnya menghadirkan suasana yang amat berbeda dengan Balikpapan. Sejuk dan damai.

Aktivitas yang harus dilakoni saat ke Bukit Bangkirai adalah menyusuri jembatan gantung yang membentang di antara pepohonan bangkirai. Oh ya, nama bangkirai sendiri sebenarnya adalah salah satu jenis kayu yang tumbuh lebat di daerah ini. Kayu yang bernama latin Shorea laevis bisa menjulang hingga lebih dari 10 m.

Menyusuri jembatan gantung bangkirai memang bukan perkara mudah. Medan yang dilalui sebenarnya tidak terlalu sulit. Kita hanya harus menapaki jalur setapak sekitar 1,5 km dari pintu gerbang. Kemudian kita harus melanjutkan naik ke atas pohon dengan meniti tangga kayu.

Yang membuat sulit adalah karena tidak semua orang memiliki nyali yang cukup untuk melintasi jembatan ini. Bayangkan, jembatan berada 30 m di atas permukaan tanah. Belum lagi jembatan bangkirai akan mulai bergoyang saat tersapu angin. Benar-benar membuat lutut kita lemas, bukan?

Namun, bagaimanapun kita harus tetap menjajal melintasi jembatan ini setidaknya sekali dalam hidup kita!

Rasa takut bisa diminimalisir karena setiap pelancong akan ditemani dengan satu pemandu. Mereka akan benar-benar memperhatikan faktor keamanan kita.

Jika angin berhembus di atas 48 km per jam, pengelola akan menutup akses jembatan lantaran jembatan akan bergoyang dengan kencang. Goyangan ini akan membuat siapa saja kehilangan keseimbangannya dan sangat mungkin terjatuh.

Selain itu, jika ingin merasakan sensasi menegangkan di jembatan Bukit Bangkirai, hindari memakai sepatu hak atau sandal. Sebab, ini salah satu yang amat dilarang oleh pengelola lantaran lebih mudah tersandung atau tergelincir. Mereka yang memiliki tinggi di bawah satu meter pun tidak diperkenankan naik ke jembatan.

Sejak di pintu gerbang hingga di atas jembatan kita akan disuguhi merdunya nyanyian burung enggang dan burung surga. Bahkan, jika beruntung kita juga bisa melihat burung-burung itu secara langsung.

Bagaimana jika ada yang tidak bernyali meniti jembatan gantung Bukit Bangkirai? Cukup bersantai sambil menikmati alam sekitar saja sudah membuat segala penat musnah.

Bukit Bangkirai terletak di Kecamatan Samboja, 58 km dari Balikpapan. Jembatan gantungnya sendiri dibangun sejak 1998 oleh Canopy Construction Associated. Jembatan ini masih menjadi jembatan gantung terpanjang kedua di Asia dan ke delapan di dunia.