Gunung Mahawu, Trek Mendaki Mudah dengan Pemandangan Indah

Saya menuju Gunung Mahawu yang letaknya berseberangan dengan Gununug Lokon. Turun di area parkir kendaraan, hawa sejuk langsung terasa ke sekujur tubuh. Berada di ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut, titik awal pendakian ini sudah bisa ditembus oleh kendaraan roda empat.

Jalan berkelak-kelok, tanjakan curam dan hamparan perkebunan kanan kiri jalan membuat saya seperti berada di kawasan Puncak, Bogor. Namun pikiran itu sirna setelah sebuah gunung berdiri megah menjadi latar kota, Gunung Lokon.  Gunung berapi aktif ini menjadi pusat perhatian siapapun yang tiba di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Asap tipis muncul dari kawah Gunung Lokon yang terlihat jelas dari kejauhan.

Namun, kali ini saya tidak akan mendaki gunung setinggi 1580 di atas permukaan laut ini. Pagi ini, saya menuju Gunung Mahawu yang letaknya berseberangan dengan Gununug Lokon. Turun di area parkir kendaraan, hawa sejuk langsung terasa ke sekujur tubuh.  Berada di ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut, titik awal pendakian ini sudah bisa ditembus oleh kendaraan roda empat. Mewah!

Pendakian menuju puncak Gunung Mahawu dimulai. Anak tangga yang telah disemen dan bertrap-trap sangat mempermudah pendakian ini. Ada 150 anak tangga menuju puncak Mahawu. Sepanjang jalan ke puncak juga telah diberi besi pembatas yang berfungsi untuk pegangan bagi yang merasa capek di tengah jalan atau penahan bagi yang turun dari puncak.

Sepanjang jalan, saya bisa mendengar suara kicauan burung begitu jelas, meski tak tahu dari mana asalnya. Belum selesai saya mencari-cari dimana sumber bunyi suara burung, saya sudah tiba di puncak Gunung Mahawu. Sebuah kawah menganga lebar berwarna putih menandakan gunung ini pernah meletus sebelumnya. Hanya perlu mendaki selama sepuluh meniti. Ini jelas menjadi pendakian tersingkat saya seumur hidup!

Vegetasi pegunungan tumbuh subur menghijau. Perdu dan semak belukar laksana kumis raksasa bermulut besar melingkari kawah Mahawu. Dasar kawah yang berdiameter sekitar 180 meter pun jelas terlihat dari atas.

Gunung Mahawu adalah gunung berapi stratovolcano yang terletak di timur gunung berapi aktif Gunung Lokon.  Orang Minahasa menamai Mahawu karena gunung ini sering mengeluarkan abu. Walau sudah tak aktif , aroma bau belerang yang dibawa angin masih tercium dari kejauhan. Bahkan aktivitas keluarnya uap panas dari dalam bumi terlihat dengan jelas dari puncak Mahawu.

Tak hanya dapat didaki dalam waktu singkat, puncak Gunung Mahawu ini semakin istimewa karena merupakan salah satu titik di Tomohon dengan pemandangan 360 derajat. Pemandangan jelas kawah Gunung Lokon, Gunung Manado Tua, Pulau Bunaken, Kota dan Teluk Manado, Gunung Klabat, Danau dan Kota Tondano, serta Kota Tomohon akan terlihat jika Sobat Pesona melalui jalur trekking yang memutari kawah Mahawu. Tenang, jalur treknya sudah disemen dan jelas arahnya.  Jadi, tak perlu khawatir tersesat di jalur ini.