Menjadi Putra Putri Minang di Istana Pagaruyung

Istana Pagaruyung berada di Tanjungmas, Sumatera Barat. Bangunan berbentuk Rumah Gadang dengan tiga lantai ini adalah tempat tinggal sekaligus pusat Kerajaan Minangkabau yang dimpimpin oleh Rajo Alam atau Rajo Diraja Kerajaan Minangkabau pada masanya.

Minangkabau identik dengan rumah adatnya bernama Rumah Gadang. Rumah ini mudah dikenali karena atapnya yang berbentuk yang berbentuk atapnya yang lancip. Tak hanya Rumah Gadang yang unik, Sumatera Barat memiliki istana megah nan bersejarah dengan nuansa adat setempat yang kental. Berada 100 km dari pusat kota Padang, Istana Pagaruyung menjadi salah satu ikon Minangkabau yang wajib dikunjungi Sobat Pesona jika berkesempatan ke sini.

Istana Pagaruyung berada di Tanjungmas, Sumatera Barat. Bangunan berbentuk Rumah Gadang dengan tiga lantai ini adalah tempat tinggal sekaligus pusat Kerajaan Minangkabau yang dipimpin oleh Rajo Alam atau Rajo Diraja Kerajaan Minangkabau pada masanya.

Aslinya, bangunan utama Istana Pagaruyung dibangun seluruhnya dengan batang kayu. Namun, bangunan terbaru sudah menggunakan struktur beton modern untuk mengurangi resiko kebakaran yang sempat terjadi beberapa kali di sini. Bahan kayu hanya digunakan untuk finishing dan ukiran yang terdapat di dalamnya sungguh menggambarkan filosofi dan budaya Minangkabau.

Sebagai seorang rakyat biasa, Sobat Pesona mungkin pernah bermimpi atau membayangkan menjadi seorang putri raja yang tinggal di istana. Nah, mimpi itu dapat terealisasi ketika kita bertandang ke Istana Pagaruyung ini. Tidak hanya bersanding dengan bangunannya yang indah, Sobat Pesona dapat menjadi putra-putri raja dengan menyewa pakaian adat Minang yang tersedia di lantai dasar.

Modal untuk menjadi “putra atau putri raja” di Pagaruyung adalah sekitar Rp 150.000. Biaya ini termasuk untuk membayar penyewaan kostum adat Padang lengkap, mulai dari kain, atasan, hingga hiasan kepala alias suntiang.  Tak perlu bingung bagaimana memakainya, karena ada petugas yang siap membantu kita memakai pakaian ini.

Setelah pakaian dan aksesoris terpasang dengan sempurna, Sobat Pesona bisa menjelajahi area Istana Pagaruyung, termasuk lantai dua dan lantai tiga. Sembari berjalan-jalan, kita dapat melihat barang-barang peninggalan kerajaan yang dipamerkan di sini, mulai dari keris, cincin, peralatan dapur, meja rias, sampai singgasana untuk raja. Pemandangan kompleks Istana Pagaruyung pun sungguh indah dilihat dari jendela-jendela besarnya. Bayangkan kehidupan putra-putri di Istana Pagaruyung pada zaman kerajaan dengan istana megah dan pemandangan yang indah. Sepertinya kehidupan menyenangkan, ya?

Komplek Istana Pagaruyung sebenarnya tak hanya rumah gadang utama ini saja, ada juga Rangkiang Patah Sambilan (tempat menyimpan hasil panen padi), surau (musala), Rumah Tabuah (beduk), balai riung, dan taman yang luas sekali. Jadi, selagi masih masih berpakaian adat, nikmati dan abadikan momen menjadi putra-putri raja di kawasan ini sepuasnya.