Menyusuri Pegunungan Toraja, Menikmati Kopi Sapan di Atas Awan

Sapan, Buntu Pepasan, Toraja Utara adalah salah satu kawasan perkampungan penghasil biji kopi rendah asam dengan kualitas tinggi di Toraja. Berada di ketinggian 1400 mdpl, di sini kita bisa belajar mengolah dan menikmati kopi Sapan, langsung dari para petani kopi.

Bercerita tentang kopi, salah satu daerah penghasil kopi yakni dataran tinggi Sulawesi Selatan merupakan salah satu surga pecinta kopi. Sulawesi merupakan salah satu daerah penghasil kopi terenak, seperti kopi Toraja. Baik kopi Arabica dan Robusta selalu mewakili kopi Indonesia menjadi yang terbaik. Kopi Toraja dihasilkan dari kebun-kebun petani di lereng-lereng gunung di dataran tinggi Tana Toraja.

Petani kopi setiap hari merawat dan memanen kopi dari kebun kopi atau halaman rumah, turut menentukan standar kualitas kopi Toraja. Mereka memastikan biji kopi terbaik yang akan diolah dan dijual. Saat menyusuri daerah toraja, di beberapa kampung di Toraja, Sobat Pesona akan melihat  para petani di pinggir jalan dengan keranjang rotan di punggungnya sambil berjinjit atau membungkuk memetik biji-biji kopi.


Biji Kopi Manis, Pengolahan 1 Bulan
Sapan, Buntu Pepasan, Toraja Utara adalah salah satu kawasan perkampungan penghasil biji kopi rendah asam dengan kualitas tinggi di Toraja. Berada di ketinggian 1400 mdpl, tempat ini menjadi tempat yang wajib dikunjungi oleh para pecinta kopi. Sebab, pengunjung bisa belajar menikmati kopi Sapan, langsung dari para petani kopi.

Salah satu proses unik meramu kopi Sapan yang enak, yaitu biji kopi kopi yang masih dengan kulit warna merah utuh kemudian dijemur setiap hari sampai kering hingga menyerupai kismis. Ini akan membuat rasa manis meresap sampai ke biji kopi.

Wilayah Toraja yang berada di pegunungan yang terkadang minim cahaya matahari, mengakibatkan proses ini berlangsung hingga sebulan lamanya. Proses yang sedikit menyita waktu ini menjadi penentu harga jual Kopi Sapan di pasaran. Ini membuat Biji Kopi Sapan Toraja Utara mampu disandingkan dengan beberapa jenis kopi dunia.

Kualitas yang terjaga, dengan pengolahan yang masih sangat tradisional, langsung dari tangan petani kopi juga adalah daya tarik lainnya dari pesona wisata Toraja. Berwisata ke Toraja, Sobat Pesona akan mudah menemukan kedai kopi yang menawarkan racikan Kopi Sapan. Jika tak memiliki waktu yang cukup untuk berkunjung langsung ke Sapan, Sobat Pesona juga bisa menemukannya di hampir semua destinasi wisata unggulan Toraja.

Saat ini beberapa pengusaha melirik lereng-lereng gunung di Toraja menjadi tempat yang istimewa untuk mengembangkan usaha priwisata. Tidak hanya menjadi obyek wisata yang menyediakan layanan penginapan dan rumah makan, kedai kopi juga dihadirkan untuk menjangkau rute perjalanan para tamu yang tetap ingin menikmati kopi Toraja.

Menikmati kopi di beberapa kafe di Lereng Gunung di Toraja memberi sensasi berbeda layaknya minum kopi di atas awan. Pemandangan menakjubkan saat matahari terbit, secangkir kopi siap diteguk sambil menikmati pemandangan hamparan awan menutupi sebagian wilayah lembah Toraja.

Sudah tidak sabar berlibur ke Toraja? Ada baiknya berkunjung di bulan Juli sekaligus ikut menyaksikan kemeriahan Toraja International Festival hingga ikut larut dalam beberapa prosesi upacara adat di Toraja.


Foto : Suzana Dorothea