Menenangkan Hati di Air Terjun Benang Kelambu

Air Terjun Benang Kelambu memiliki keunikan tersendiri. Bentuk air yang jatuh terkesan keluar dari tumbuh-tumbuhan lebat yang berada di sekitarnya. Walaupun sebenernya air keluar dari banyaknya mata air yang berada di kawasan tersebut.

Ketika Sobat pesona ke Lombok, alasan untuk datang (lagi) ke tempat ini pasti karena keindahan alamnya. Bukan hanya pantai, Lombok juga memiliki satu destinasi yang harus dikunjungi, yaitu Air Terjun Benang Kelambu. Terletak di Desa Aik Berik, Lombok Tengah, Benang kelambu satu kawasan dengan air terjun Benang Setokel.

Dari pintu masuk, kita pasti akan ditawarkan untuk menggunakan ojek oleh warga lokal. Agak jauh jika Sobat Pesona ingin menempuh perjalanan dengan berjalan kaki. Walaupun saya sendiri memutuskan untuk berjalan kaki. Mengapa? Karena dengan berjalan kaki, saya bisa mengunjungi dua air terjun dalam satu perjalanan. Pertama, Air Terjun Benang Sekotel dan Air Terjun Benang Kelambu.

Air Terjun Benang Kelambu memiliki keunikan tersendiri.  Bentuk air yang jatuh terkesan keluar dari tumbuh-tumbuhan lebat yang berada di sekitarnya. Walaupun sebenarnya air akan keluar dari banyak mata air yang berada di kawasan tersebut. Air Terjun Benang Kelambu memiliki 3 tingkatan. Tingkat yang paling atas berasal langsung dari mata air dan memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Tingkat yang kedua merupakan lanjutan dari tingkat pertama dengan ketinggian sekitar 10 meter. Tingkat yang ketiga memiliki ketinggian hanya sekitar 3 hingga 5 meter saja.  

Air terjun ini tidak memiliki kolam alami seperti air terjun pada umumnya. Jadi, untuk menikmati kesejukan air terjun ini, hanya dari di bawah jatuhnya air ke bebatuan saja. Hanya cukup untuk bermain basah-basahan. Di sisi kanan air terjun terdapat kolam yang sengaja dibangun untuk menampung air, tapi tidak jatuh langsung dari atas tebing.

Selain memiliki keunikan secara panorama, jernihnya air di Benang Kelambu juga dapat di minum langsung karena berasal dari mata air. Sehingga ketika haus dan tidak membawa minuman, kita bisa memanfaatkan airnya untuk menyegarkan fisik yang cukup lelah ketika menuruni tangga untuk masuk menuju air terjun.

Setelah menikmati air terjun, kita juga bisa menyantap beberapa makanan khas Lombok yang di jual di warung-warung yang berada di kawasan Air Terjun Benang Kelambu. Favorit saya adalah nasi bungkus yang biasa di sebut nasi kaput oleh warga lokal. Nasi ini sebenarnya adalah sejenis nasi campur dengan hidangan khas masyarakat Sasak Lombok.