Orchid Forest Cikole, Taman Anggrek di Hutan Pinus

Konon, di Orchid Forest terdapat lebih dari 157 jenis bunga anggrek yang dibudidayakan. Bibit anggrek berasal dari berbagai negara, seperti Venezuela, Amerika Serikat, hingga Peru.

Bandung selalu menarik untuk dijadikan salah satu destinasi wisata setiap akhir pekan tiba. Wajar, sebab Bandung memang punya letak yang cukup strategis, dan dekat dengan Jakarta. Apalagi berada di daerah pegunungan, membuat udara di Bandung cukup sejuk. Salah satu wisata kekinian yang sedang populer ialah Orchid Forest, Cikole.

Orchid Forest berada di Jalan Raya Lembang, Desa Cikole, Kabupaten Bandung Barat. Sekitar 5 kilometer dari Alun-alun Kota Kembang, Bandung. Letaknya yang berada di ketingginan 1.400 mdpl, membuat udara yang sejuk. Tapi jika bisa juga mencapai suhu 20 derajat celcius. Jadi, siap-siap bawa jaket, ya!

Areanya yang berbukit dikelilingi hutan pinus seluas 10 hektar membuat kita betah berada di sini. Orchid Forest Cikole merupakan wisata alam yang membawa misi memperkenalkan dan membudidayakan aneka bunga anggrek, baik lokal maupun internasional. Konon, di Orchid Forest terdapat lebih dari 157 jenis bunga anggrek yang dibudidayakan. Bibit anggrek berasal dari berbagai negara, seperti Venezuela, Amerika Serikat, hingga Peru.

Hal tersebut menjadikan Orchid Forest punya koleksi anggrek yang nyaris lengkap. Bahkan Orchid Forest juga akan dijadikan museum dan pusat penelitian anggrek dunia, lho. Bahkan di sini juga terdapat salah satu bunga langka yang ada di Indonesia, yaitu bunga Raflesia Arnoldi.

Setelah puas menengok aneka bunga anggrek, kita akan dimanjakan berbagai fasilitas rekreasi. Salah satu yang menarik ialah Wooden Bridge. Sebuah jembatan kayu sepanjang 125 meter yang menggantung di atas ketinggian sekitar 23 meter. Selain cukup memacu adrenalin, kita bakal merasakan sensasi berjalan di atas rapatnya pohon pinus. Jembatan ini juga menjadi salah satu spot populer untuk ber-selfie.

Taman Lampu Warna-Warni

Ingin lebih memacu andrenalin? Kita bisa coba menjajal turun dari ketinggian menggunakan flying fox. Dijamin liburan makin seru. Keseruan sesungguhnya baru dimulai menjelang petang. Kerlap-kerlip lampu hias menyambut kita selepas mentari pulang ke peraduannya. Wooden Bridge pun berubah menjadi taman lampu yang indah. Di tengah selimut kabut, butiran bohlam warna-warni memberi nuansa unik dan instagramable di tengah rapatnya hutan Lembang. Namun, bersiap untuk antre demi mendapat swafoto terbaik, ya.

Salah satu yang cukup unik, di Orchid Forest juga tersedia amphitheater di tengah hutan pinus. Maka tidak heran jika Orchid Forest Cikole beberapa kali menjadi tempat pertunjukkan seni atau konser musik digelar, salah satunya LaLaLa Fest.

Spot lain yang biasa ramai dikunjungi, seperti Rabbit Forest, Camping Ground, dan sejumlah spot swafoto kece yang menarik untuk dicoba. Biasanya, jika berada di suasana dingin akan membuat  perut kita keroncongan, ditambah berjalan mengeliling hutan pinus. Seusai menjelajahi beragam fasilitas Orchid Forest, tak usah khawatir karena di sana juga ada kafetaria yang menyajikan beragam hidangan, mulai dari kopi hingga camilan khas Kota Kembang.