Keelokan Pantai Bama di Taman Nasional Baluran

Sebagian besar area pantai Bama ini masih termasuk dalam area konservasi, terutama di bagian hutan mangrove yang sangat rimbun dan terjaga. Ini membuktikan komitmen Taman Nasional Baluran dalam menjaga dan melestarikan alam di kawasan ini.

Taman Nasional memiliki keindahan pantai yang sangat memesona. Satu dari empat pantai yang berada di Taman Nasional Baluran Jawa Timur ini menghadirkan keindahan pasir putih, laut biru, dan mangrove luas menyejukkan mata. Namanya Pantai Bama.

Siang itu, matahari terasa berkali lipat teriknya. Mungkin ini berasal dari akumulasi panas yang sudah kulit saya dapatkan sepanjang menyusuri sabana di Taman Nasional Baluran sebelumnya. Beruntung, di ujung jalur penjelajahan ini, saya tiba di Pantai Bama. Pantai berpasir putih yang berada tidak jauh dari Savana Bekol ini semacam oase eksotis nan sejuk. Sungguh melengkapi penjelajahan saya di ‘Africa van Java’ ini.

Sebagian besar area Pantai Bama ini masih termasuk dalam area konservasi, terutama di bagian hutan mangrove yang sangat rimbun dan terjaga. Ini membuktikan komitmen Taman Nasional Baluran dalam menjaga dan melestarikan alam di kawasan ini. Sempatkan mampir ke area hutan mangrove di sisi kanan pantai untuk menikmati berjalan di dek kayu yang berada di tengah jajaran mangrove teduh dan hijau segar. Jalur mangrove ini akan berujung ke sebuah dermaga yang menjorok ke laut dengan pemandangan yang menakjubkan.

Selepas menikmati hijaunya mangrove, saatnya menginjakkan kaki ke pasir putih Pantai Bama yang cantik. Memang karena amat terkrnal, pantai ini akan sangat ramai pendatang di akhir pekan. Saya sarankan untuk datang pagi-pagi sekali agar bisa menyaksikan matahari terbit dengan latar belakang Taman Nasional Bali Barat.

Menyusuri Pantai Bama tidak lengkap tanpa berhenti di spot-spot Instagenik yang tersebar di sepanjang garis pantai ini. Ada ayunan yang tergantung di pohon, ranting besar yang teronggok layaknya kursi dan jembatan kayu. Bersiaplah juga mendapat “teman baru” di sini. Berbagai jenis kera yang aktif mencari kepiting mungkin akan mencoba berkenalan juga dengan Sobat Pesona.

Tidak ada tambahan biaya masuk di Pantai Bama. Namun, sebelum beranjak, tidak ada salahnya singgah menikmati makanan ringan dan minuman di Bama Kafe yang dikelola Bapak Didik. Satu kesempatan sederhana untuk berkontribusi langsung ke perkembangan pelaku pariwisata di area ini, supaya kemudian bisa bertambah baik lagi di masa yang akan datang.