Teras Cihampelas, Destinasi Wisata Favorit di Atas Jalan Raya

Teras Cihampelas hadir sebagai spot baru yang enak dipandang dan menjadi favorit dalam waktu singkat. Fasilitas ini sejatinya dibangun sebagai inovasi dalam hal menata Kota Bandung menjadi lebih nyaman. Di dunia, bagi kota yang kecil, pembangunan tidak melulu di atas tanah.

Kota Bandung tak hanya menawarkan wisata kuliner yang menggugah selera tetapi juga wisata kota yang nge-hits. Salah satunya hadir di kawasan Cihampelas yang dikenal sebagai jalan favorit warga Bandung dan wisatawan untuk berbelanja. Di sebagian jalan legendaris ini masyarakat dapat melihat pedestrian megah yang populer disebut Skywalk.

Pedestrian lalu diberi nama resmi Teras Cihampelas. Ya, objek wisata yang satu ini menjadi skywalk pertama di Indonesia dengan konsep pedestrian. Lebih tepatnya, jalur pejalan kaki di atas jalan. Konsep serupa hanya bisa ditemukan New York, Amerika Serikat. Artinya, model infrastruktur semacam ini masih terbilang langka.

Teras Cihampelas hadir sebagai spot baru yang enak dipandang dan menjadi favorit dalam waktu singkat. Fasilitas ini sejatinya dibangun sebagai inovasi dalam hal menata Kota Bandung menjadi lebih nyaman. Di dunia, bagi kota yang kecil, pembangunan tidak melulu di atas tanah.

Selain menjadi destinasi wisata baru, Teras Cihampelas juga punya peran lain. Salah satunya meminimalisir penggunaan jalan raya sebagai lapak jualan para pedagang. Di sepanjang jalan ini tersaji dan banyak yang menjual pakaian, celana, sepatu, rupa-rupa, souvenir, buah tangan hingga kuliner yang acap diserbu pengunjung.

Banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan dagangannya di tepi jalan, membuat kawasan ini kerap dilanda kemacetan dan kesemrawutan yang teramat parah terutama saat akhir pekan dan libur panjang.

Tetapi itu dulu. Kini, Cihampelas telah bersolek.  Di teras dengan lebar 7 meter dan panjang 450 meter ini, para pejalan kaki dapat berjalan di ketinggian dengan leluasa sembari berbelanja sekaligus berwisata.

Di sisi lain, lebih dari 190 pedagang yang sebelumnya mangkal di tepi Jalan Cihampelas ditempatkan di kios warna warni di sepanjang skywalk. Di Teras Cihampelas yang diresmikan pada 4 Februari 2017 juga disediakan sejumlah fasilitas semisal tempat duduk untuk bersantai, musala, toilet, taman-taman mini hingga spot menarik untuk berswafoto.   

Berada di Teras Cihampelas dengan lantai berwarna-warni, wisatawan dapat menemukan berbagai macam kedai makanan dan minuman, suvenir hingga pakaian. Soal harga, tentu saja cukup terjangkau dan tak akan menguras isi dompet.

Dengan dibangunnya Teras Cihampelas, jalan dan pemandangan di kawasan Cihampelas makin indah. Meskipun tinggi pedestrian ini hanya sekitar 4,6 meter tetapi Teras Cihampelas juga dilengkapi fasilitas lift. Hanya saja, lift tersebut tidak untuk umum melainkan diperuntukkan bagi penyandang disabilitas.

Melengkapi Teras Cihampelas yang dibangun pada tahap pertama, Pemkot Bandung juga menambah teras ini sepanjang 250 meter pada pertengahan tahun 2018 dengan nilai proyek mencapai Rp 23 miliar. Saat ini, proyek pembangunan memasuki tahap penyelesaian.

Berbeda dengan pembangunan tahap pertama, Teras Cihampelas tahap kedua rencananya hanya akan difungsikan sebagai pedestrian. Dengan begitu, total panjang Teras Cihampelas mencapai 700 meter. Rencananya, destinasi wisata favorit ini bakal terhubung ke Jalan Ir H Djuanda di daerah Dago.