Badak Jawa dan Badak Sumatra, Apa Bedanya?

Badak Jawa dan badak Sumatra adalah dua fauna endemik di Indonesia yang hidup dalam habitat berbeda. Keduanya adalah hewan endemik Indonesia yang status konservasinya terancam punah. Yuk kenali mereka, agar makin sayang...

Kekayaan flora dan fauna yang dimiliki Indonesia sudah diakui dunia. Beragam jenis flora unik menjadikan riset biologi di Indonesia menjadi sebuah sektor penting. Termasuk juga fauna-fauna unik dan endemik, memiliki peran besar bagi kehidupan ekosistem di Indonesia. Badak merupakan salah satu fauna penting di Indonesia yang saat ini sangat memerlukan perhatian lebih akibat populasinya terus turun. Perburuan tak bertanggung jawab membuat populasi berkurang.

Indonesia memiliki dua jenis badak endemik, yaitu badak Jawa dan badak Sumatra. Di Indonesia kini begitu vital keberadaannya untuk dilindungi. Badak Jawa dan badak Sumatra adalah dua badak endemik Indonesia yang status konservasinya terancam punah. Beruntungnya dengan kehadiran wisata ekologis, disertai usaha perlindungan terus-menerus, keduanya masih punya peluang untuk bertahan. Seperti apa sih mahluk istimewa ini?


Badak Jawa
Badak jawa dikenal juga dengan badak bercula satu. Jenis badak ini merupakan satwa endemik yang tidak hanya terbatas di Jawa dan Indonesia saja. Ia sebenarnya tersebar juga di Asia Tenggara. Secara fisik, badak jawa jantan dan betina memiliki perbedaan di ukuran cula. Cula badak jawa jantan mampu tumbuh sepanjang 25 cm, sementara badak jawa betina hanya memiliki cula kecil, sebagian tidak memiliki cula sama sekali.

Badak betina memiliki waktu kehamilan sampai 15 bulan sebelum melahirkan. Ekosistem hidupnya ada di Jawa Barat, di gunung-gunung yang memiliki tinggi di atas 2.000 mdpl. Kini, konservasi untuk badak jawa dipusatkan di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten.


Badak Sumatra
Untuk badak Sumatra, jenis ini memiliki dua cula dengan ukuran tubuh yang paling kecil dibandingkan dengan badak-badak lainnya di dunia. Berbeda dengan badak Jawa yang suka hidup di dataran tinggi, badak Sumatra hidup di dataran yang cukup rendah, seperti di rawa, hutan, dan perbukitan.

Badak Sumatra menyukai ekosistem hutan dan biasa hidup di hutan-hutan Sumatra. Mereka mengonsumsi daun-daunan di hutan sebagai makanannya. Wilayah konservasi untuk badak sumatra berada di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.


Foto: Mohamad Rio Y F, Ridwan, Isnan Muhammad