6 Fakta Menarik Tentang Candi Prambanan

Candi Prambanan merupakan salah satu destinasi yang wajib dikunjungi ketika jalan-jalan ke daerah Yogyakarta. Selain karena arsitekturnya yang unik, candi ini menyimpan banyak cerita yang sangat menarik untuk diketahui.

Candi Prambanan merupakan salah satu situs bersejarah kebanggaan Indonesia. Arsitektur dan keindahan bangunan candi membuat Prambanan tak pernah sepi dikunjungi wisatawan lokal dan turis mancanegara. Selain megah dan indah, tahukah Sobat Pesona fakta-fakta tentang Candi Prambanan? Yuk, disimak.


1. Dibangun oleh Rakai Pikatan
Menurut legenda, Candi Prambanan dibangun oleh Bandung Bondowoso dalam waktu satu malam saja bersama dengan beberapa makhluk gaib. Namun, sebenarnya Rakai Pikatan lah yang membangun candi, berdasarkan tulisan pada Prasasti Wantil dan Siwagrha. Rakai Pikatan membangun Candi Prambanan pada 850 masehi, lalu dilanjutkan oleh Balitung Maha Sambu pada masa Kerajaan Medang Mataram.


2. Disebut Rumah Siwa
Sobat Pesona pasti lebih mengenal sebutan "Candi Prambanan" ketimbang "Rumah Siwa". Nama Dewa Siwa sengaja digunakan untuk menghormati kehadiran Sang Dewa yang amat dihormati dan sosoknya sangat istimewa. Bahkan, di dalam ruang utama candi terdapat arca Siwa Mahadewa setinggi 3 meter sebagai bentuk kehormatan kepada Dewa Siwa yang dikenal amat berpengaruh pada zaman pemerintahan Rakai Pikatan.


3. Mirip Gunung Semeru
Dalam sebuah kosmologi Hindu, Candi Prambanan sengaja dibuat mirip dengan puncak Mahameru yang dulu percaya sebagai rumah pada dewa. Di setiap bangunan candi juga mengikuti pola semesta yang dibangun dengan beberapa lapis, mulai dari yang paling suci hingga yang kurang suci. Selain menyerupai puncak gunung Semeru, puncak Candi Prambanan berbentuk seperti mahkota yang diberi nama puncak mastaka yang melambangkan halilintar.


4. Memiliki Tiga Bagian
Jika diperhatikan, Candi Prambanan memiliki tiga area yang dibatasi batu andesit. Pertama adalah zona luar, kedua zona tengah yang terdiri dari ratusan candi dan ketiga merupakan zona dalam atau zona tersuci dari delapan candi utama dan delapan kuil kecil. Awalnya ada 240 candi besar dan kecil di kompleks Candi Prambanan, tapi kini yang tersisa hanya 18 candi, yaitu 8 candi utama, 8 candi kecil dan 2 candi perwara.


5. Bercerita tentang Ramayana
Di sepanjang dinding candi, Sobat Pesona bisa melihat relief berupa ukiran membentuk untaian kisah Ramayana. Alur Ramayana dimulai dari sisi timur di Kompleks Candi Siwa. Untuk bisa menikmati keutuhan cerita, Sobat Pesona harus berjalan memutari candi searah jarum jam. Lalu, dilanjutkan dengan melihat relief dari sisi barat Candi Brahmana.


6. Menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO
Candi Prambanan diakui sebagai situs warisan budaya pada 1991. Candi Prambanan diakui sebagai candi Hindu terbesar di Indonesia dan candi terindah di Asia Tenggara. Candi Prambanan juga memiliki beberapa arca, mulai dari arca Siwa Mahadewa, Brahmana, Wishnu, Ganesha, dan beberapa panil dewata di bagian relief. Candi Prambanan pernah mengalami renovasi akibat gempa bumi pada Mei 2006 lalu.