Belajar Sejarah Perang Dunia II di War Cemetery Ambon

Pemakaman ini bisa dibilang menjadi saksi bisu sejarah dunia di Ambon. War Cemetery ini punya luas sekitar 4 hektar dan terdapat sekitar 2.000 makam para pejuang ANZAC yang gugur dalam pertempuran melawan kekuatan tentara Jepang.

Kalau biasanya kita liburan melihat pergi ke pantai atau gunung untuk melihat sesuatu yang indah-indah. Kali ini kita akan berwisata sejarah yang agak sedikit ‘horor’. Eiitss, tenang, tak perlu khawatir berlebihan, karena tempat yang kita kunjungi ini seseram yang kita bayangkan, kok. Di Ambon terdapat sebuah kompleks pemakaman yang tidak biasa. Karena diisi oleh tentara-tentara perang ANZAC pada Perang Dunia II.

Tentara perang ANZAC merupakan tentara gabungan dari Australia dan Selandia Baru yang dibentuk untuk melawan pasukan Turki pada Perang Dunia I. Namun, saat Perang Dunia II pasukan ANZAC terus diberikan misi dan salah satunya adalah melawan kekuatan Jepang. Nah, salah satu peperangan tersebut berlangsung di Ambon, Maluku.

Pemakaman ini bisa dibilang menjadi saksi bisu sejarah dunia di Ambon. War Cemetery ini punya luas sekitar 4 hektar dan terdapat sekitar 2.000 makam para pejuang ANZAC yang gugur dalam pertempuran melawan kekuatan tentara Jepang. Makam ini dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi sangat indah, bahkan bisa kita jadikan tempat wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi. 

Memasuki kawasan makam kesannya tidak seperti ke kuburan biasa. Kesan asri, sejuk, teduh menyapa. Pepohonan lebat, tanaman yang terlihat dirawat rapi. Dahulunya, kompleks pemakaman ini merupakan sebuah penampungan tawanan perang Australia, kemudian dibeli pemerintah Australia untuk dijadikan pemakaman bagi tentara yang gugur di tempat pada masa itu.

Biasanya pada tanggal 25 April di kompleks pemakaman ini ramai dikunjungi keluarga tentara ANZAC untuk memperingati ANZAC Days. Di mana pasukan ANZAC pertama kali diterjunkan ke wilayah Gallipoli, Turki pada Perang Dunia I. Kompleks pemakaman ini merupakan tempat yang berarti bagi keluarga para tentara yang gugur dalam mengenang kisah perjuangan tentara ANZAC. Pemerintah Indonesia pun bekerjasama dengan pemerintah Australia mengelola tempat ini dengan sangat baik sehingga tampak indah dan rapi.

Lokasi war cemetery di Ambon ini berada di Pandan Kasturi, Sirimau, Kota Ambon, Maluku. Hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari jembatan Merah Putih yang cukup ikonik menyeberangi Teluk Ambon. Atau sekitar 19 kilometer dari Bandar Udara Internasional Pattimura, Ambon.

Jadi, kalau kita berkunjung ke Ambon tidak ada salahnya belajar sedikit sejarah dunia di kota Ambon Manise, ya!