4 Varian Mie Aceh Yang Menggoda Selera

Aceh memiliki banyak varian olahan mie dengan bumbu rempah khas Aceh. Semua sungguh menggugah selera. Dari kepiting, tuna, tongkol hingga lobster. Penggemar mie di Banda Aceh, bahkan rela berkendara selama 1,5 jam demi nikmatnya olahan mie istimewa di warung aslinya.

Belum lengkap rasanya jika berkunjung ke Aceh sebelum mencicipi nikmatnya Mie Aceh. Jika sobat pesona menikmati kuliner kaya rempah ini langsung di daerah asalnya dijamin akan terasa bedanya dengan yang di Jakarta, atau kota-kota lainnya di luar Aceh.

Namun begitu, saat menginjakkan kaki di Serambi Makkah, jangan pernah mencari warung Mie Aceh. Karena umumnya gerai mie di daerah asalnya ini langsung menamakan gerainya dengan nama sang penjualnya seperti warung Mie Razali, Mie Simpang Lima, Mie Cek Mun, Mie Arang Tungkop, dan lain-lain.

Nah mumpung di di Aceh berlangsung festival kuliner terbesar bertajuk Aceh Culinary Festival 2019 di Taman Sultanah Safiatuddin di Banda Aceh, 5-7 Juli 2019 rasanya sangat tepat untuk mencicipi Mie Aceh yang di daerah asalnya dapat dimasak dengan ragam varian. Ada mie daging, mie kepiting, mie udang, mie lobster, mie tuna, mie ikan tongkol, tiram, mie cumi-cumi, bahkan telur. Saat dihidangkan, Mie Aceh lazimnya disajikan dalam tiga jenis: mie goreng (kering), mie goreng basah dan mie kuah. Semuanya, bikin air liur menetes!


Mie Kepiting
Banyak penggemar kuliner Mie Aceh yang mengaku campuran kepiting merupakan Mie Aceh yang paling nikmat. Hanya saja, untuk menikmati sensasinya sedikit ribet. Sobat Pesona mesti bekerja lebih ekstra. Namun untuk pecinta kepiting, tentunya tidak menjadi masalah.

Di Banda Aceh, mie kepiting biasanya untuk satu porsinya dihargai Rp25 ribu. Jika ingin sensasi beda, bahkan kita juga diperbolehkan membawa sendiri kepitingnya untuk porsi yang lebih banyak.


Mie Lobster
Sensasi berbeda yang luar biasa akan terasa jika Mie Aceh dimasak menggunakan campuran lobster. Hanya saja, memang tidak banyak gerai penjual mie yang menyediakan udang jenis yang satu ini. Mie lobster akan mudah didapat kalau Sobat Pesona berkunjung ke Simeulue. Karena pulau yang dikenal surganya bagi pecinta surfing ini adalah salah satu daerah penghasil lobster di Indonesia.


Mie Tuna
Menikmati Mie Aceh dengan ragam campuran seperti kepiting, telur, daging, udang barangkali sudah biasa. Mencicipi varian yang satu ini memberikan rasa yang berbeda lagi. Ragam ini bisa dibilang belum begitu familiar. Namun kini sobat pesona yang berwisata ke Aceh sudah dapat menikmatinya tanpa bersusah payah.

Sebuah gerai penyedia Mie Aceh di Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, sudah menyediakan varian Mie Aceh dicampur lauk ikan tuna. Sehingga varian Mie Tuna ini direkomendasikan untuk Anda coba.


Mie Suree/Tongkol
Varian yang satu ini juga tergolong belum begitu populer. Sehingga pada saat Kota Banda Aceh belum lama ini menyelenggarakan Festival Mie Aceh pada pertengahan Juni lalu, gerai penyedia Mie Suree (sebutan dalam Bahasa Aceh untuk ikan tongkol) menjadi salah satu pilihan favorit pengunjung yang memadati Lapangan Blang Padang.

Mie Aceh varian yang satu ini awalnya lebih dikenal di Laweung, Kabupaten Pidie, Aceh. Sehingga banyak orang dari ibukota Provinsi Aceh rela bepergian sekitar 1,5 jam perjalanan untuk menikmati sensasi Mie Suree langsung di warung yang mempopulerkannya. Menurut penggemar kuliner Mie Aceh, mie ikan tongkol di Ujong Pi Laweung itu tidak menyisakan amis ikannya. Khusus Mie Suree di tempat asalnya ini disajikan menggunakan mi instan.


Foto : Suparta Arz