Wisata Hijau di Pangalengan, Sejuk dan Memanjakan Mata

Ada banyak daya pikat yang keren dan bisa mengembalikan suasana hati menjadi lebih damai. Dari sekian banyak tempat indah di dataran tinggi yang sejuk di Pangalengan, tercipta dua destinasi pilihan yang menakjubkan.

Pangalengan dikenal sebagai daerah di Kabupaten Bandung yang didominasi alam hijau. Salah satunya, pemandangan yang memanjakan mata ini tersaji lewat hamparan perkebunan teh. Pangalengan tak melulu tenar oleh peternakan sapi dan olahan susu sapinya yang lezat. Ada banyak daya pikat yang keren dan bisa mengembalikan suasana hati menjadi lebih damai. Dari sekian banyak tempat indah di dataran tinggi yang sejuk ini, tercipta dua destinasi pilihan yang menakjubkan.

Situ Cileunca
Terletak di ketinggian 1.550 mdpl, Situ Cileunca berada di Desa Wanasari, berjarak sekira 45 kilometer dari Kota Bandung dan dapat ditempuh dalam 2,5 jam saja. Tak sulit untuk bisa sampai hingga tepi situ atau danau. Malah, meskipun menanjak, perjalanan akan terasa seolah-olah mudah oleh karena keindahan pemandangan alam dan perkebunan teh yang dilewati.

Keindahan romantis Pangalengan tercermin pada Situ Cileunca yang berhawa sejuk, dingin, dan menyajikan pesona alam yang luar biasa. Air yang berasal dari danau tersebut dialirkan melalui Sungai Palayangan. Berada di sana, pikiran akan terasa lebih tenang dan damai serta udara yang bersih. Di aliran sungai itu, pengunjung bisa melakukan aktivitas petualangan rafting atau arung jeram sepanjang 5 kilometer.

Situ Cileunca bukanlah danau yang terbentuk secara alami melainkan danau buatan. Danau ini dibangun dalam kurun tujuh tahun antara 1919 sampai 1926 pada era Hindia Belanda dengan luas mencapai 180 hektare. Suasana khas di Cileunca adalah keberadaan jembatan berwarna merah yang melintas di tengah Danau dan dijadikan penghubung warga ke perkampungan di seberang danau.

Di lokasi ini juga terdapat glamorous camping yang didirikan di tepian danau. Jika langit cerah tak berawan, pemandangan semesta sungguh spektakuler disaksikan dan diabadikan di Situ Cileunca.

Sunrise Point Cukul
Perkebunan teh selalu menjadi tempat yang menarik bagi banyak wisatawan. Termasuk kebun teh Cukul milik PTPN VIII yang berada di wilayah Malabar. Udara sejuk dan pemandangan hijau yang memanjakan mata adalah suasana yang praktis bisa dinikmati siapa pun saat berada di sana. Namun, tak hanya itu. Ada fenomena alam yang menjadi daya pikat sehingga orang-orang khususnya penyuka fotografi lanskap ramai menyambanginya, yaitu fenomena sunrise.

Objek wisata di Bandung Selatan ini memang tergolong baru, yakni dibuka pada awal 2018. Dari Kota Bandung bisa ditempuh antara 2 hingga 2,5 jam perjalanan. Orang-orang banyak yang menyebutnya Sunrise Point Cukul.

Keistimewaan tempat ini bisa Sobat Pesona rasakan saat matahari terbit. Point Cukul akan berubah jadi tempat paling epik untuk menikmati matahari terbit. Di tempat ini pula, pengunjung dapat melihat hamparan hijau kebun teh berpadu dengan sinar kekuningan mentari pagi yang diam-diam menghangatkan alam.

Permadani hijau Cukul saat matahari terbit demikian fantastis. Dari titik tertingginya yang menghadap ke arah jalan yang berkelok di bawahnya, Cukul menawarkan hamparan kebun teh nan hijau yang dipeluk pegunungan di belakangnya. Awan-awan yang menari menambah magis suasana  pagi nan dingin. Kabut tipis yang menyelimuti kawasan perkebunan menjadikan panorama alam ini makin terlihat menakjubkan.