Seharian di Sentul, Oase di Timur Jakarta

Hanya dengan berkendara beberapa puluh kilometer ke arah luar timur Jakarta, keluar pintu gerbang tol “Sentul Selatan”, dan sampailah sudah di kawasan asri dengan lanskap berbukit yang indah ini.

Tinggal dan bekerja di ibukota terkadang bisa sangat melelahkan. Kabur sejenak ke alam dan kehijauan jadi semacam kebutuhan. Tak jauh dari ibu kota, ada kawasan Sentul yang keindahan alam dan kuliner nusantara sangat apik ditawarkan.

Jika Sobat Pesona pernah merasa, “Aduh, penat banget nih!,” alias memberi kode untuk liburan tapi terganjal anggaran dan jatah cuti, kawasan Sentul saran pertama saya untuk menikmati akhir pekan. Hanya dengan berkendara beberapa puluh kilometer ke arah luar timur Jakarta, keluar pintu gerbang tol “Sentul Selatan”, dan sampailah sudah di kawasan asri dengan lanskap berbukit yang indah ini.

Tidak heran banyak masyarakat menengah atas membeli properti dan tinggal di sini, sebab lanskap hijaunya apik dan luas, udaranya masih sejuk, dan tenang. Namun, tidak perlu sampai membeli properti di Sentul, Sobat Pesona cukup menghabiskan satu hari penuh di sini untuk melepas penat setelah “kerja keras bagai kuda” di ibu kota. Apa saja yang bisa dinikmati di kawasan ini dalam kurang dari 24 jam?

Hutan Pinus Gunung Pancar
Wisata alam di Taman Wisata Alam Gunung Pancar sudah lama dikenal dan memang masih asik didatangi. Dengan harga tiket masuk hanya Rp 7.500, Sobat Pesona sudah bisa menikmati jejeran pepohonan pinus yang sejuk dan cantik. Banyak juga terdapat spot foto dengan biaya tambahan, berlatar belakang suasana alam yang hijau nan indah.

Berendam di Curug Leuwi Hejo.
Sebenarnya ada beberapa curug yang cantik di kawasan ini, seperti Curug Ciburial dan Curug Cibaliung. Untuk menuju Curug Leuwi Hijo, aksesnya agak sulit dan cukup menantang. Perlu trekking sedikit untuk masuk ke area curug. Siapkan sepatu atau sandal trekking/beralas tidak rata supaya aman dan tidak tergelincir. Semua terbayar ketika sampai di Curug jernih, asri, dan dikelilingi bebatuan berkapur.

Kulineran di Paskal Ah Poong
Setelah asyik bermain dengan alam, biasanya perut meminta jatahnya. Di sini perut dimanjakan dengan 80 sajian kuliner nusantara, dari Mie Aceh sampai Coto Makassar. Semuanya ada. Suara gemericik Sungai Cikeas pun menambah kenikmatan bersantap di sini.

Ngopi di Popolo Café
Sejenak bersantai sambil menikmati secangkir kopi dan udara segar di café yang berada di dalam Taman Budaya Sentul City ini. Sobat Pesona, baik yang penikmat kopi atau bukan, pasti merasa nyaman bercengkrama di sini.

Hanya dengan satu hari dengan akses yang cukup mudah dari pusat kota untuk mendatangi tempat-tempat ini. Mata, pikiran, dan raga langsung semangat lagi. Kadang tidak perlu sesuatu yang jauh, mahal, dan “wah” untuk bisa mengembalikan semangat, bukan?