Danau Gunung Tujuh, Secuil Keindahan di Lereng Kerinci

Danau yang memiliki posisi tertinggi di wilayah Asia Tenggara, terbentuk karena letusan gunung Kerinci ratusan tahun yang lalu.

Di Provinsi Jambi kita akan menemukan sebuah bentang alam yang luas dan menyimpan berbagai rahasia keindahan alam bernama Taman Nasional Kerinci Seblat. Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan sebuah wilayah hutan dan hijau yang terbesar di Sumatera. Kawasan ini merupakan salah satu situs warisan dunia yang ditetapkan oleh UNESCO.

Taman Nasional Kerinci Seblat memiliki beberapa keindahan yang mungkin sudah tidak asing di telinga kita. Antara lain Gunung Kerinci, gunung tertinggi di Sumatera dan Danau Gunung Tujuh di lerengnya.


Dikelilingi 7 Gunung
Danau Gunung Tujuh terbentuk karena letusan gunung Kerinci ratusan tahun yang lalu. Danau Gunung Tujuh merupakan danau tertinggi se-Asia Tenggara, di ketinggian 1.950 mdpl. Danau ini merupakan sumber mata air dari Sungai Batang Sangir serta Air Terjun Telun Berasap.

Lokasi ini terasa sangat alami dan menawan. Tak hanya biasa digunakan sebagai tempat melepas kepenatan, tapi juga menjadi lokasi masyarakat sekitar mencari mata pencaharian dengan mencari ikan.

Danau ini diberi nama Gunung Tujuh, karena danau ini dikelilingi oleh barisan pegunungan yang berjumlah tujuh buah. Yaitu Gunung Tujuh, Gunung Jar Panggang, Gunung Madura Besi, Gunung Hulu Tebo, Gunung Lumut, Gunung Hulu Sangir, serta Gunung Selasih.

Danau Gunung Tujuh memiliki alam yang masih alami, karena belum banyak wisatawan yang datang ke tempat wisata di Pulau Sumatera ini.Daya tarik dari danau ini yaitu panorama keindahan yang alami dan berhawa sejuk, karena berada di daerah pegunungan. Selain itu, airnya yang jernih akan membuat mata kita terasa segar.

Jika ingin menjelajah danau ini, kita bisa menyewa perahu dari masyarakat di sekitar danau yang jugaberprofesi sebagai nelayan. Di sekitar danau, terdapat beberapa tempat dengan hamparan pasir layaknya berada di pantai. Tempat tersebut, biasanya digunakan oleh wisatawan untuk mendirikan tenda dan bermalam di danau ini. Mereka sengaja bermalam di tempat tersebut, karena ingin melihat pesona matahari terbit di Danau Gunung Tujuh. Bisa dibayangkan betapa indahnya alam yang terhampar dengan air yang sangat sejuk dan dingin dengan ketinggian yang mengagumkan itu.


Foto: Reynold Sumayku