Menjajal Terbang Paralayang dari Pegunungan Matantimali Palu

Paralayang Matantimali berada di ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut. Sangat pas untuk menguji adrenaline kita. Take off dari ketinggian akan disuguhkan pemandangan pegunungan yang mengelilingi Kota Palu.

Setelah terkena bencana gempa bumi dan tsunami, Palu kini mulai bangkit kembali. Objek wisatanya mulai ramai dikunjungi wisatawan kembali. Salah satu yang menarik ialah daerah pegunungan Matantimali, yang berada di Kabupaten Sigi.

Daerah ini terbilang sangat menarik, karena memiliki salah satu spot paralayang terbaik di Indonesia, loh!  Bahkan, beragam kejuaraan paralayang nasional maupun internasional sering digelar di Matantimali. Orang-orang banyak menyebut tempat ini sebagai paralayang Wayu, karena letaknya berada di Desa Wayu, Marawola Barat.

Paralayang Matantimali berada di ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut. Sangat pas untuk menguji adrenaline kita, bukan? Take off dari ketinggian tersebut kita akan disuguhkan pemandangan pegunungan yang mengelilingi Kota Palu, serta tentunya garis pantai Palu dari sisi barat daya.

Hal menariknya tak cukup sampai di situ. Berbeda dengan tempat take off paralayang pada umumnya di Indonesia yang lokasinya sulit dijangkau. Tapi lokasi di Matantimali terbilang cukup mudah dijangkau. Dari Kota Palu kita hanya membutuhakan waktu sekitar 1-1,5 jam untuk mencapai ke sini. Jaraknya hanya sekitar 7 km saja, kok. Bahkan kita bisa mengendari mobil hingga ke lokasi take off, loh! Jadi kita sangat dimudahkan, bukan?

Masih ada lagi keunikan dari Matantimali. Tempat ini juga bisa kita kunjungi sepanjang tahun. Padahal, biasanya tempat paralayang hanya punya angin yang bagus setiap 4-6 bulan saja, loh!

O, iya, bagi yang belum memiliki lisensi, atau takut melayang di udara sendirian, di sini juga tersedia jasa paralayang tandem, loh! Kita cukup membayar peralatan dan jasa guide sebesar Rp450 ribu hingga Rp500 ribu saja. Tergantung negoisasi dengan penyedia jasanya saja.

Atau mungkin Sobat Pesona tidak ingin melayang dengan paralayang? Di Matantimali kita juga bisa berkemah. Banyak warga Palu yang datang ke sini untuk menikmati suasana pegunungan yang asri dengan cara berkemah. Pada malam hari, kerlap-kerlip lampu Kota Palu seakan menjadi lautan bintang yang indah dipandang mata.

Untuk memasuki area Matantimali, kita harus membayar biaya Rp3.500 per orang, serta Rp5.000 untuk parkir motor dan Rp10.000 untuk parkir mobil. Sedangkan untuk berkemah dikenakan biaya sekitar Rp10.000 per tendanya.

Jadi, sudah siap untuk menikmati keindahan alam Palu dengan cara yang berbeda?