Kerajinan Kulit Kerang, Oleh-oleh Khas Biak

Kulit kerang disulap jadi anting-anting, mata kalung, gelang, tempat tisu, pot bunga yang mungil, jepitan rambut, gantungan kunci dan masih banyak lagi. Selain kulit kerang laut, pernik khas ini juga dikombinasikan dengan kayu rotan. Semua diproduksi secara manual, alias murni dari tangan pengrajin.

Berbagai kulit kerang laut yang biasa berserakan di pantai rupanya menjadi berkah tersendiri bagi pengrajin di Biak Numfor, Papua. Kulit kerang aneka bentuk dan warna tersebut mencetuskan sejumlah ide kreatif dan menjadi berbagai jenis perhiasan dan aksesoris yang menarik.

Salah satu oleh-oleh khas yang bisa Sobat Pesona dapatkan di Biak Numfor adalah kerajinan tangan berbentuk perhiasan dari bahan kulit kerang laut. Di Biak, kebanyakan pengrajin perhiasan kerang laut tersebut adalah para wanita.

Di antaranya adalah Sarce Dimara dan Mariam Kendi. Mereka tiap hari menjual kerajinan tangannya di kawasan wisata Biak dan berharap kerajinan tangannya dapat dikenal hingga ke tanah Jawa atau Indonesia bagian barat. Jadi, kalau tahun ini Sobat Pesona berpetualang ke Festival Biak Munawa Wampasi 2019, jangan lupa belanja oleh-oleh lucu dan unik ini.


Pernik Buatan Tangan
Hasil karya kerja mandiri mereka, rasanya memang pantas dipuji. Sungguh menarik melihat sebuah kulit kerang didesain menjadi anting-anting, mata kalung, gelang, tempat tisu, pot bunga yang mungil, jepitan rambut, gantungan kunci dan masih banyak lagi.

Semuanya nampak cantik dan juga unik. Selain menggunakan bahan baku utama kulit kerang laut, kerajinan tangan itu juga dikombinasikan dengan kayu rotan. Semua proses pembuatan akseoris dan perhiasan itu secara keseluruhan dilakukan secara manual alias murni dari tangan pengrajin.

Misalnya saja tusuk konde wanita. Aksesori rambut ini dibuat dari rajutan rotan yang dibentuk seperti jepitan rambut dan divariasikan dengan 5-10 jenis kerang dan beberapa spesies tumbuhan yang tumbuh di pantai Biak. Jepitan rambut atau biasa disebut tusuk konde cantik, dijual seharga Rp 25 ribu, rasanya tidaklah terlalu mahal.

Selain perhiasan, mereka juga menjual berbagai hiasan yang sangat cocok untuk oleh-oleh. Salah satunya adalah hiasan dinding berbentuk bunga. Hiasan tersebut dibuat dengan cara memanfaatkan rotan kemudian dirajut atau dibentuk seperti kembang besar. Cincin rotan besar kemudian dikaitkan antara cincin rotan yang satu dengan lainnya sampai pada kembang rotan tersebut. Kemudian rotan tersebut diberi hiasan 5-10 jenis spesies kerang dengan berbagai variasi bentuk dan warna.

Yuk, jalan-jalan dan belanja di Biak! Jangan lupa berburu perhiasan dan aksesoris dari kulit kerang yang khas dan cantik ya...


Foto : Dessy Fina Wambrauw