Raja Tiga, Pantai Murah Meriah di Biak

Jika di Papua Barat ada Raja Ampat, maka Papua punya Raja Tiga. Murah meriah dan banyak aktivitas yang bisa dilakukan di pantai ini.

Tidak seperti kebanyakan pantai di Papua yang lokasinya relatif jauh dari kota besar, Pantai Raja Tiga cuma terpaut 4 km dari pusat kota Biak, tepatnya di . Pantai ini memang belum tenar, pasalnya baru tahun lalu pemerintah setempat menggalakkan promosi wisata Raja Tiga.

Nama Pantai Raja Tiga sebenarnya masih asing di telinga kebanyakan pelancong. Masyarakat sekitar lebih mengenalnya dengan nama Pantai Adoki, atau nama lengkapnya Pantai Sabado Mansaifuar Adoki. Nama Adoki sendiri merujuk pada desa tempat pantai itu berada.

Walau belum digarap secara optimal, Pantai Raja Tiga sudah terlihat sangat menawan. Selain hanya membutuhkan belasan menit dari Kota Biak, ongkos masuk ke pantai ini juga gratis.

Begitu masuk ke area pantai, kita akan disuguhi pemandangan tiga bukit karang besar yang letaknya tidak terlalu jauh dari pantai. Saat air laut surut, kita bisa berjalan kaki menuju bukit tersebut. Namun saat air pasang, kita bisa menyewa perahu kecil dengan tarif berkisar Rp10.000 hingga Rp15.000.

Saat ini, bukit karang itu kerap dijadikan arena panjat tebing. Kita pun bisa menjajal fisik dengan memanjat karang tersebut.

Tidak perlu takut jatuh, sebab jika jatuh kita akan langsung tercebur ke dalam laut. Walau demikian, pengelola panjat tebing juga telah menyediakan peralatan keamanan yang mumpuni. Jika tidak bisa berenang, ada baiknya membekali diri dengan jaket pelampung saat memanjat tebing Adoki.

Takut memanjat tebing? Jangan takut. Sebab, kita bisa mengitari pantai Adoki sambil bermain dengan ikan-ikan kecil di dalamnya. Air lautnya yang jernih membuat kita betah berlama-lama berendam di dalamnya.

Hamparan lautan pasifik di depan mata membuat siapapun betah berlama-lama di Pantai Raja Tiga. Tidak perlu membawa banyak perlengkapan, cukup gelar alas di tepi pantai atau bentangkan hammock di antara pepohonan rindang dan nikmati sejuknya angin sepoi-sepoi hingga kita memasuki alam mimpi.