Terhanyut Nikmatnya Warung Apung Sungai Musi

Yuk, nikmati sensasi makan di kapal yang bergoyang-goyang mengikuti arus, ditemani pemandangan Jembatan Ampera dan kapal yang berlalu lalang di sepanjang aliran Sungai Musi. Dari pindang ikan patin yang segar sampai pempek disajikan menggunung di meja.

Belasan kapal yang bersandar di tepian Sungai Musi sudah menjadi salah satu pemandangan khas di dermaga Pasar Tradisional 16 Palembang. Nah, diantara jejeran kapal pengangkut penumpang ini, ada beberapa unit kapal yang difungsikan sebagai warung apung yang menyajikan aneka makanan khas Palembang dan Sumatera Selatan.


Gudangnya Kuliner Khas Palembang
Warung apung sudah belasan tahun menjadi alternatif menu makanan di siang hari. Tepat di bawah Jembatan Ampera, ada empat unit kapal dengan warna cat dan rasa pindang ikan berbeda-beda. Di Warung Mbok Sri, kita bisa memilih beragam jenis pindang ikan, seperti pindang ikan patin, ikan gabus, pindang tulang kambing. Ada juga menu ayam bakar dan ikan bakar.

Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau. Satu paket pindang ikan yang terdiri dari nasi, pindang ikan, sambal dan lalapan bisa dibayar dengan harga Rp20 ribu. Sedangkan satu paket pindang tulang kambing dihargai Rp30 ribu.

Serunya, kita bisa menikmati sensasi makan di dalam kapal yang bergoyang-goyang mengikuti arus sambil melihat secara langsung Jembatan Ampera dan kapal yang berlalu lalang di sepanjang aliran Sungai Musi. Warung apung ini bisa dikunjungi sejak pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Ada lagi warung apung lainnya yang berada di tepian Plasa Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, tak jauh dari warung apung Pasar Tradisional 16 Ilir Palembang. Pemburu kuliner bisa berjalan kaki dari warung apung pindang ikan menuju ke warung apung Plasa BKB Palembang. Jumlah warung apung di Plasa Benteng Kuto Besak (BKB) bahkan lebih banyak yaitu 5 unit. Tiap unit warung apung di Plasa BKB Palembang, bisa memuat hingga 20 orang konsumen.

Seperti kapal yang diberi nama Warung Apung Cek Merry, yang baru buka pada pukul 16.00 WIB hingga 22.00 WIB. Warung ini menjadi salah satu pilihan pengunjung Plasa BKB Palembang, untuk mencicipi ragam kuliner lokal, seperti pempek ikan, pempek kapal selam, model ikan, tekwan ikan, pempek lenggang dan bakso. Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau, antara Rp 2.000 hingga Rp 10.000 saja. Tak ayal, setiap hari warung apung Cek Merry ini tidak pernah sepi pengunjung.



Para pengunjung juga bisa sesuka hati mengambil pempek, karena disajikan menggunung di meja. Ada pempek keriting, pempek telur, pempek kulit, pempek lenjer, pempek adaan. Ada juga kudapan lainnya, seperti martabak, risoles hingga sarikayo.

Di malam hari, bukan hanya lampu kelap-kelip di Jembatan Ampera yang semakin menghidupkan suasana malam di tepian Sungai Musi, warung-warung apung ini pun semakin ramai pengunjung.


Foto : Nefri