Pulau Pahawang, Wisata Bahari yang Tak Boleh Dilewatkan

Pulau Pahawang terdiri dari Pulau Pahawang Besar dan Pulau Pahawang Kecil. Di Pulau Pahawang besar terdapat sejumlah penginapan dan fasilitas wisata lainya. Pulau seluas kurang lebih 1.000 hektare ini dihuni oleh setidaknya 1.000 kepala keluarga.

Lampung memiliki potensi wisata pulau yang belum banyak diketahui. Lampung sering dilewati jika Sobat Pesona ingin menuju kota-kota di Sumatera, terutama lewat jalur darat menyeberangi laut dari Pelabuhan Bakauheni. Nah, jika Sobat Pesona melewati Lampung, tak ada salahnya untuk berkunjung dulu ke Pulau Pahawang dan menikmati keindahan pantai di sana.

Pulau Pahawang terdiri dari Pulau Pahawang Besar dan Pulau Pahawang Kecil. Di Pulau Pahawang besar terdapat sejumlah penginapan dan fasilitas wisata lainnya. Pulau seluas kurang lebih 1.000 hektare ini dihuni oleh setidaknya 1.000 kepala keluarga. Jika Sobat Pesona berencana menginap, Pulau Pahawang merupakan pilihan yang tepat karena di sini ada puskesmas dan beberapa warung makan kecil.

Di Pulau Pahawang besar terdapat spot snorkeling yang cukup terkenal bernama Taman Nemo. Nemo merupakan nama untuk ikan badut dari sebuah film animasi Finding Nemo. Sobat Pesona bisa melihat ikan badut di habitat aslinya, yaitu anemon sebagai tempat tinggal ikan kecil berwarna jingga ini.

Sementara Pulau Pahawang Kecil luasnya hanya 13 hektare. Karena ukurannya tidak terlalu besar, tidak ada penginapan di sini. Namun, pantainya yang masih terjaga sangat cocok bagi Sobat Pesona untuk snorkeling menikmati keindahan biota laut.

Saat snorkeling, Sobat Pesona harus berhati-hati dengan beberapa hewan laut yang cukup berbahaya. Sebut saja bulu babi dan ikan batu yang durinya sangat berbahaya. Begitupun dengan pari, ubur-ubur dan ulat laut yang bisa menyengat. Ada juga bulu seribu yang bentuknya menyerupai bintang laut, tapi banyak bulu yang tajam di bagian atas. Harus hati-hati, ya!

Tanjung Putus merupakan salah satu lokasi wisata di Pulau Pahawang Kecil. Tanjung Putus merupakan sebuah jembatan yang hanya akan muncul saat air laut surut. Keberadaannya akan menghilang saat air pasang.

Sobat Pesona bisa menyeberang ke Pulau Kelagian Besar dan menikmati keindahan pantai yang berpasir putih. Di dekatnya ada Pulau Kelagian Kecil yang selalu dilewati sebelum ke Pulau Pahawang Besar. Di sini, Sobat Pesona juga bisa snorkeling atau sekadar bermain air dari ombak yang tenang. Wah, seru, ya!

Sobat Pesona berminat ke Pulau Pahawang? Nah, waktu terbaik untuk datang ke sini adalah pada Mei hingga Agustus. Sebisa mungkin hindari datang ke Pulau Pahawang saat September hingga Desember karena angin baratnya besar sehingga ombak di sana lebih ganas.