Mendaki Gunung Padar, Berjuang Demi Keindahan Kelas Dunia

Berada di kawasan yang kondang di seantero dunia. Dari puncaknya terbentang pemandangan langit biru, perairan turquoise dan pantai berpasir putih, serta padang savanna dan lekuk lereng bukit yang ikonik.

Bentang alam Kepulauan Komodo di provinsi Nusa Tenggara Timur memang sangat memikat. Setiap pulau dan gunung-gunung yang tersebar di perairannya, memiliki kontur dan pemandangan yang unik. Salah satu pulau yang sangat kondang dengan lereng dan garis pantai yang ikonik adalah Gunung Padar di Pulau Padar.

Padar kini tak kalah populer dengan tetangga-tetangganya, Pulau Rinca dan Pulau Komodo. Daya tarik terbaik yang diberikan oleh gunung Padar adalah pemandangan alamnya. Pulau Padar menjadi lokasi yang sempurna untuk trekking, mendapatkan foto landscape Kepulauan Komodo hingga menikmati wisata air.

Tantangan terbesar untuk mencapai gunung Padar adalah akses. Kita harus meluangkan banyak waktu, usaha dan budget yang tidak kecil untuk mencapai pulau ini. Tidak ada perahu umum yang sampai di lokasi. Sebagai solusi, kita mesti menyewa perahu atau bergabung dengan open trip yang banyak ditawarkan di kota Labuan Bajo.


Bukit-Bukit Savanna
Pulau Padar adalah pulau dengan bukit-bukit yang membentuk Gunung Padar. Membutuhkan banyak energi untuk menikmatinya, tapi itu tidak akan menjadi usaha yang sia-sia. Pulau Padar memiliki bukit yang lebih tinggi daripada pulau-pulau terdekat. Dari puncak perbukitan, kita bisa melihat langit yang cerah, pantai, dan tempat-tempat wisata lainnya. Atmosfernya mengagumkan.

Padar merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Komodo yang berarti pulau ini sepopuler pulau-pulau terdekat. Bahkan, juga terletak di dekat Pantai Pink yang lebih terkenal. Trekking merupakan aktivitas paling populer di Pulau Padar. Lebih baik membawa tongkat hiking. Mengapa demikian? Ini akan sangat membantu menjaga keseimbangan saat trekking, terutama untuk pemula.

Sebaiknya mulai mendaki pagi-pagi sekali atau sore untuk menikmati matahari terbenam. Kenapa? Karena berada di tengah laut, jam 7 pagi di Pulau Padar sudah sangat panas dan terik. Ditambah trek menanjak dan licin, bakal butuh keteguhan hati dan kaki untuk mendakinya. Kini jalur pendakian Gunung Padar sudah dibuatkan tangga kayu. Tapi meski tak banyak diguyur hujan, jalur pendakian ini tetap menuntuh kehati-hatian.

Meski berat, tapi pemandangan jalur trekking Gunung Padar sangat memikat. Langit biru menaungi tanjakan di padang savanna, yang menguning saat musim kering dan hijau segar di musim hujan. Tak ada pepohonan sama sekali untuk bernaung di sepanjang jalur ini. Siapkan topi yang cukup lebar atau payung kecil, dan air minum yang cukup.

Route terberat berada saat mendekati puncak Bukit Padar. Bukit-bukit savanna ini sedikit ditumbuhi pohon. Untuk mencapai salah satu puncak Bukit Padar, kita mesti mendaki selama kurang lebih 45 menit sampai 1 jam.


Menuju Pulau Padar
Dari Bali, kalian bisa menggunakan pesawat terbang atau bus ke Labuan Bajo. Untuk perjalanan yang lebih cepat dan lebih nyaman sebaiknya melalui udara. Begitu mencapai lokasi, kalian perlu menggunakan feri ke Pulau Padar. Biasanya memakan waktu sekitar 2-3 jam. Pastikan kalian membawa peralatan, makanan ringan, dan minuman yang secukupnya.

Hal yang perlu disiapkan adalah waktu liburan yang panjang dan bekal yang banyak. Pasalnya begitu berada di sana, kita biasa jadi merasa malas untuk pulang. Siap-siap saja bakal muncul rencana untuk tinggal lebih lama.