Dibuat Takjub oleh Laut dan Langit Kepulauan Togean

Tempat penginapan kami langsung menghadap ke pantai sehingga gugusan pulau di seberang nun jauh di sana terlihat menambah nilai indahnya alam sekitar Togean. Itu pun masih ditambah dengan warna laut yang kehijauan campur biru terang. Segar sekali mata ini dimanjakan warna laut Togean.

Siang itu cuaca sangat cerah saat aku dan teman-temanku tiba di Pulau Kadidiri, tempat kami akan menginap untuk beberapa malam. Masih belum percaya dengan mata ini karena akhirnya kami berkesempatan menikmati indahnya Kepulauan Togean di Sulawesi Selatan. Tempat penginapan kami langsung menghadap ke pantai sehingga gugusan pulau di seberang nun jauh di sana terlihat menambah nilai indahnya alam sekitar Togean.

Di Pulau Kadidiri, terdapat beberapa penginapan bagus dan bersih yang dekat sekali dengan laut sehingga bisa berenang kapan pun kita mau. Selama di kepulauan Togean kami tidak hanya menikmati Pulau Kadidiri saja. Dengan kapal, kami berpindah-pindah pulau di siang hari dan menikmati wisata alam lainnya. Salah satunya adalah Dagat Molino atau Danau Ubur-ubur yang tidak menyengat. Kami berenang cukup lama di danau ini.

 

Selain berenang di Dagat Molino, kami juga snorkeling dan diving di beberapa spot, seperti di Karina beach, Barracuda Beach, Una Una, Batu Lumoto, dan California Reef. Masih banyak karang sehat dan ikan yang sangat bagus berwarna-warni. Semoga kehidupan bawah laut alam Togean senantiasa terjaga dan tidak terusak ulah manusia.

 

Kami berkesempatan mengenal dan melihat kehidupan Suku Bajo yang tinggal di kepulauan Togean. Bertamu ke Pulau Papan dan Pulau Malenge kami dapat melihat-lihat rumah-rumah di atas laut dan bertemu anak-anak Suku Bajo yang sangat ramah. Mereka senang sekali didatangi turis, bahkan, banyak dari mereka yang minta difoto dengan kamera kami.

Kemudian kami makan siang di salah satu rumah warga dan mencicipi makanan tradisional Papeda yang kami santap dengan seafood yang disajikan dengan sangat lezat. Sebelum berpamitan kembali ke Pulau Kadidiri, kami sempatkan melihat cara pembuatan topi kerajinan tangan warga lokal. Masyarakat membuat banyak sekali kerajinan tangan yang menjadi salah satu pemasukan bagi mereka.

Kepulauan ini masih sulit terjangkau jaringan seluler. Hanya beberapa pulau yang terlayani sinyal telepon seluler. Ternyata ada untungnya juga sulit mendapatkan sinyal telepon seluler di sana. Kami jadi lebih menikmati indahnya alam ketimbang sibuk dengan perangkat yang ada. Jika Sobat Pesona ke Togean dalam rangka beristirahat dan berlibur, sempurnalah liburan Kita ditemani oleh laut yang bening dan bersih, ikan-ikan, makanan yang enak, dan langit yang sangat indah.

Membahas tentang langit yang indah, Sobat Pesona tidak akan percaya jika aku katakan bahwa setiap malam dengan mata telanjang kami melihat gugusan bintang sangat jelas dan terang. Sekali lagi, setiap malam! Keindahan langit malam terlalu sayang untuk dilewatkan tanpa berbincang-bincang dengan teman atau tidur beratapkan langit dengan taburan bintang-bintangnya. Semoga suatu hari aku bisa segera ke sana lagi.