Bandar Udara Komodo, Pintu Gerbang Wisatawan ke Labuan Bajo

Labuan Bajo menyimpan keindahan alam yang menarik bagi wisatawan. Kawasan ini kaya akan pantai dan pemandangan bawah lautnya yang menawan, danau-danau, Taman Nasional Komodo, hingga gua-gua bersejarah.

Bandar Udara Komodo merupakan bandara internasional yang terletak di Kota Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Dengan luas mencapai 9.687 m persegi, bandara ini bisa menampung hingga 553 penumpang. Meskipun terlihat modern, bandara ini sebenarnya lebih sederhana dibandingkan dengan bandara-bandara internasional lainnya di Indonesia.

Bandara Komodo merupakan pintu masuk wisatawan ke Labuan Bajo dan sekitarnya yang sudah dibuat lebih nyaman dan modern. Sejak 1975, bandara ini mulai dirintis namun hanya berupa airstrip yang beralaskan rumput.

Semula, Bandar Udara Komodo bernama Bandara Mutiara II. Dulu, bandara ini berupa sebuah ruangan sederhana berkipas angin, kini sudah jauh lebih berbeda. Selain itu, dilengkapi juga dengan pemindai sinax-X, detektor logam, dan pengambilan bagasi yang sudah lebih rapih di dalam bandara.

Bandar Udara Komodo juga dilengkapi dengan tempat parkir pesawat seluas 225 x 110 m. Terdapat juga stop way seluas 60 x 30 m, dan landasan pacu sepanjang 2.150 m dan lebar 45 m.

Sebelum direnovasi, bandara ini hanya bisa digunakan untuk mendarat pesawat propeller sekelas ATR 72-600. Namun, kini, Bandar Udara Komodo sudah bisa digunakan untuk mendarat pesawat jet medium sekelas Airbus A320, Boeing B737-800, dan B737-900.

Sampai saat ini, Bandar Udara Komodo terus dirawat dan dikembangkan lebih besar lagi. Rencananya, pemerintah akan memanjangkan landas pacu hingga 2.500 m, dan bangunan terminalnya pun akan diperluas lagi.

Foto: Natalia Indah Kartikaningrum