Mutiara Maluku, Berkilaunya Oleh-oleh Berkelas dari Maluku

Jangan hanya beli oleh-oleh berupa camilan khasnya, tapi juga kerajinan khas daerahnya. Salah satunya kerajinan mutiara dari Maluku ini. Cocok dijadikan buah tangan.

Saat Sobat Pesona mengunjungi Kota Ambon, Maluku, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh khasnya sebelum pulang. Tapi jangan cuma makanan saja, melainkan mutiara yang dibudidayakan di Ambon ini. Mutiara yang dihasilkan dari perairan sekitar Ambon sering menjadi incaran para pecinta mutiara, karena kualitasnya yang sangat baik. Dibandingkan daerah lain, kualitas mutiara Ambon disebut-sebut sebagai yang terbaik.

Kualitas air di perairan sekitar Ambon memang masih sangat terjaga kebersihannya untuk budidaya mutiara. Didukung juga dengan cara pembudidayaan yang baik, maka tidak heran kilau mutiara Ambon sering membuat banyak orang memburunya sebagai koleksi maupun oleh-oleh. Mutiara yang dihasilkan biasanya diolah menjadi berbagai kerajinan. Mulai dari hiasan kalung, gelang, anting, cincin, dan aksesoris lainnya.


Jeli Memilih Mutiara
Ada dua jenis mutiara yang bisa Sobat Pesona pilih, yaitu mutiara air tawar dan mutiara air laut. Dari segi kualitas dan harga, keduanya jauh berbeda. Mutiara air laut lebih mahal, dengan kualitas lebih bagus dibandingkan mutiara air tawar. Sebutir mutiara air tawar dibanderol dengan harga Rp30.000. Sedangkan mutiara air laut bisa mencapai 5 kali lipatnya. Hal ini karena mutiara air laut sudah tergolong langka, dan untuk mendapatkannya jauh lebih sulit.

Biasanya berat dan warna pada mutiara juga bisa digunakan untuk melihat perbedaan antara mutiara air laut dan mutiara air tawar. Selain itu perbedaan keduanya juga terlihat dari segi kualitas. Kemilau lapisan mutiara air laut biasanya lebih memukau dan terkesan alami. Sedangkan mutiara air tawar kurang nampak kemilaunya dan lebih terkesan pada warna dove.

Untuk mendapatkan mutiara dengan kualitas terbaik, kita juga harus sangat teliti dan jeli ketika pengin membelinya. Harga sebutir mutiara biasanya akan bergantung pada tingkat kebulatan, ukuran, berat, dan warna. Jika ada cacat pada butir mutiara, maka akan dilihat seberapa tinggi tingkat kecacatannya untuk menentukan harga.


Mutiara Desa Batu Merah
Kerajinan mutiara sebenarnya bisa dibeli di beberapa toko di pusat kota Ambon, salah satu pusatnya di kawasan Jalan Baru. Kawasan ini selalu ramai pengunjung yang berburu oleh-oleh mutiara. Di sini kita juga bisa menemukan mutiara hitam, putih, dan warna-warni dengan harga bervariasi. Mulai dari harga yang paling murah, hingga yang mencapai ratusan juta Rupiah per butir juga ada, loh.

Jika Sobat Pesona ingin suasana yang berbeda dan lebih sederhana, maka bisa menuju ke Desa Batu Merah, di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Aktivitas berdagang mutiara di desa ini sudah dimulai sejak tahun 1995. Di Desa Batu Merah Sobat Pesona bisa membeli aneka oleh-oleh, seperti anting, liontin, kalung, dan gelang dengan harga yang lebih terjangkau.

Rata-rata kerajinan mutiara di Desa Batu Merah menggunakan mutiara air tawar. Sementara itu, untuk kerajinan mutiara air laut jumlahnya justru masih sangat terbatas, karena harga mutiara air laut yang tergolong mahal. Biasanya pengrajin hanya membuat dalam jumlah sedikit, atau dibuat hanya berdasarkan pesanan saja.