Berburu Kuliner Sate Enak di Jakarta, Ini Tempatnya

Sate sudah menjadi makan favorit banyak orang. Makanan ini pun punya banyak varian di setiap daerahnya. Paling terkenal adalah sate Padang dan sate khas Madura, yang sudah tersebar ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jakarta.

Sate merupakan salah satu makanan khas Indonesia yang cukup terkenal. Bahkan beberapa pemimpin dunia ketagihan mencicipi kelezatan sate. Salah satunya Presiden Amerika Serikat ke-44, Barack Obama, yang pernah memuji kelezatan daging yang dibakar tersebut.

Nah, kalau bicara soal sate, pasti kita langsung berpikir salah satu daerah asalnya yaitu di Madura. Padahal ada banyak jenis sate di Indonesia. Bahkan, di Jakarta pun banyak warung-warung sate dengan rasa yang enak dan bikin ketagihan.

Berikut Pesona Travel berikan rekomendasi warung sate paling enak di Jakarta:

Sate Ayam RSPP

Lokasinya berada di depan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) di Jalan Kyai Maja, Kebayoran Baru. Warung sate ini sudah buka sejak 1960. Ciri khas hidangan sate RSPP terletak pada potongan dagingnya yang begitu tebal dan berukuran besar. Tekstur dari bumbu kacang yang disajikan bersama sate ayam sangat kental.

Seporsi terdapat sepuluh tusuk sate ayam yang dibanderol dengan harga Rp33.000, dan lima tusuk sate kambing dihargai Rp28.000. Untuk sajian sate kambingnya, tekstur dagingnya pun cukup lembut dan mudah untuk digigit. Bau prengus pada daging tak tercium sama sekali. Disajikan bersama sambal kecap bercita rasa manis dengan sedikit sentuhan rasa pedas, lengkap dengan potongan tomat dan bawang merah yang segar.

Sate Padang Ajo Ramon

Salah satu hidangan sate khas dari Sumater Barat, dengan olahan dasar dari lidah dan daging sapi. Di Jakarta juga terdapat warung sate Padang yang selalu ramai dikunjungi banyak orang, yaitu Sate Padang Ajo Ramon. Warung sate Padang ini sudah punya banyak cabang. Namun pusatnya ada di area parkir Pasar Santa, Jakarta Selatan.

Ada beberapa varian sate yang bisa kita pesan, yakni sate lidah dan sate campur yang terdiri dari campuran daging dan lidah sapi. Harganya dibanderol Rp32.000 per porsinya. Embel-embel legendaris memang patut disematkan pada sajian ini, karena tekstur lidahnya yang sangat empuk dan lembut, benar-benar menyatu sempurna dengan sausnya yang kental dan sedikit pedas.

Sate Batibul Bang Awi

Nama warung sate yang satu ini cukup unik, yakni batibul. Nama tersebut merupakan singkatan dari "bawah tiga bulan." Sesuai dengan namanya, kambing yang digunakan hanya kambing muda yang berusia di bawah tiga bulan. Inilah rahasia yang membuat daging kambing di warung sate ini sangat empuk. Seperti kebanyakan sate kambing lainnya, sate ini disajikan dengan bumbu kecap disertai irisan cabai, bawang dan tomat.

Sate Batibul Bang Awi berlokasi di Jalan Doktor Saharjo No. 100B, Menteng Atas, Setia Budi, Jakarta Selatan. Sate di sini dihargai per tusuk, mulai dari Rp5.200 per tusuk hingga Rp6.500 per tusuk.

Sate Sambas

Sambas merupakan nama daerah di Jakarta Selatan, yaitu di Jalan Panglima Polim. Di jalan tersebut terdapat beberapa gerobak sate khas Madura yang menjual sate. Umumnya, sate yang dijual adalah ayam dan kambing. Namun di warung sate Jalan Sambas ada varian sate kulit dan telur muda yang cukup laris diburu banyak orang.

Seporsi sate di sini dibanderol dengan harga berkisar Rp30.000 untuk sate ayam, dan Rp35.000 untuk sate kambing. Di sini juga ada varian sate taichan yang belakangan sedang digemari anak muda. Karena cita rasanya yang pedas asam.