Rempah Khas Indonesia Punya Segudang Manfaat untuk Tubuh

Rempah-rempah yang ada di Indonesia punya segudang manfaatnya bagi tubuh. Tidak heran kalau pada zaman penjajahan dahulu, banyak bangsa Eropa yang mengincar rempah-rempah dari Indonesia.

Seperti yang kita ketahui, pada zaman penjajahan dahulu kala, Indonesia menjadi incaran bangsa Eropa yang mencari rempah-rempah khas untuk dijual-belikan. Indonesia memang punya banyak sekali rempah-rempah, selain mahal pada era tersebut, rempah-rempah juga punya segudang manfaat bagi tubuh kita, loh!

Berikut ini Pesona Travel kasih beberap rempah-rempah khas Indonesia yang punya banyak manfaat:


Andaliman
Andaliman merupakan bumbu rempah khas Asia yang berasal dari tumbuhan anggota marga Zanthoxylum (suku jeruk-jerukan, Rutaceae). Di Indonesia rempah yang dalam bahasa Batak disebut intir-intir ini hanya terdapat di daerah Toba Samosir dan Tapanuli Utara. Karena itu, di Indonesia andaliman hanya dikenal dalam masakan Batak, sehingga disebut juga sebagai Merica Batak.

Andaliman memiliki aroma jeruk yang lembut namun menggigit sehingga menimbulkan sensasi kelu atau mati rasa di lidah. Gigitannya tidak sepedas cabai atau lada, berasal dari kandungan hydroxy-alpha-sanshool pada biji andaliman.

Harga andaliman tergantung musim, pada musim tertentu cukup mahal. “Bulan Oktober ini sedang mahal, 200 ribu per kilogram. Karena musim hujan hasil panenannya turun, pasokan juga turun,” kata Mindu Sihombing, pedagang andaliman di Pasar Tarutung, Tarutung, Tapanuli Utara.


Pala
Pala atau Myristica fragrans adalah tumbuhan yang berasal dari Kepulauan Banda, Maluku. Bisa dibilang, pala adalah jiwa, sumber perekonomian, dan catatan sejarah dari Kepulauan Banda. Sebab, selama berabad-abad, tanaman ini hanya tumbuh di sana, baru kemudian dikirim ke berbagai belahan dunia.

Buah pala sendiri berbentuk bulat lonjong, berdaging buah, dan beraroma khas, karena mengandung minyak atsiri. Biasanya, kalau buahnya telah masak, kulit dan daging buahnya akan terbuka, memperlihatkan bijinya yang berwarna merah darah.

Setelah dipanen, buahnya bisa dimakan dan bijinya dijemur dan dipisahkan dari kulitnya. Pengeringan ini memakan waktu hingga delapan minggu, hingga cangkang biji akan pecah dengan sendirinya. Biji inilah yang kemudian dijual sebagai rempah-rempah.


Cengkeh
Sama seperti buah pala, cengkeh atau cengkih juga menjadi primadona bangsa Eropa saat zaman penjajahan dahulu. Cengkeh merupakan tanaman rempah yang termasuk dalam komoditas sektor perkebunan. Konon, cengkeh sudah ada sejak 22 tahun sebelum Masehi. Cengkeh digunakan sebagai pewangi alami.

Tanaman cengkeh memiliki batang percabangan yang banyak dan berbentuk bulat mengilap. Daun pada tanaman cengkeh berbentuk lonjong sampai elips dengan panjang daun 7-13 cm, dan lebar daun 3-6 cm, dan letak daun cengkih berhadap-hadapan pada ranting tanaman. Cengkeh digunakan sebagai bahan campuran tambakau dan obat anti nyamuk. Selain itu, cengkeh juga digunakan sebagai pengobatan, seperti sinusitis, mual dan muntah, kembung, masuk angin, sakit kepala, radang lambung, batuk, terlambat haid, rematik, hingga campak.


Kayu Manis
Termasuk ke dalam jenis rempah-rempah yang amat beraroma, manis, dan pedas. Orang biasa menggunakan rempah-rempah dalam makanan yang dibakar. Konon, kayu manis juga menjadi salah satu bumbu makanan tertua yang digunakan manusia. Bumbu ini digunakan di Mesir Kuno sekitar 5000 tahun yang lalu. Kayu manis juga secara tradisional dijadikan sebagai suplemen untuk berbagai penyakit, dengan dicampur madu, misalnya untuk pengobatan penyakit radang sendi, kulit, jantung, dan perut kembung.


Kunyit
Kunyit atau kunir merupakan tanaman rempah-rempah yang masuk dalam kelompok jahe-jahean atau zingiberaceae. Kunyit berasal dari wilayah Asia Tenggara, penyebarannya dari Indonesia, Malaysia, yang tersebar hingga ke Australia bahkan Afrika. Tak hanya sebagai bumbu masakan, kunyit juga menjadi tanaman yang memiliki banyak khasiat untuk dijadikan obat.

Terdapat sejumlah khasiat dari jamu kunyit seperti menyembuhkan kesemutan, menghilangkan gatal, mengobati radang, mengeringkan luka hingga mengurangi jerawat di wajah. Bahkan kunyit bisa dioleskan ke wajah dan bagian kulit di tubuh untuk mengurangi peradangan dan membantu penyembuhan luka.

Nah, itulah beberapa jenis rempah-rempah yang ada di Indonesia dengan segudang manfaatnya bagi tubuh kita. Tidak heran kalau pada zaman penjajahan dahulu, banyak bangsa Eropa yang mengincar rempah-rempah dari Indonesia