Merasakan Sejuknya Air Penyembuh dari Dataran Tinggi Krayan

Dataran tinggi yang penuh misteri, Krayan juga punya mitos yang tak kalah hebatnya untuk para petualang yang berani mencicipi The Heart Of Borneo.

Masyarakat Krayan percaya pada mitos air yang bisa menyembuhkan segala penyakit. Mengingatkan kita pada Fountain of Youth, mata air keabadian dari film Hollywood. Para bajak laut bersusah payah air ajaib ini karena dipercaya dapat membuat awet muda. Sama halnya dengan Fountain of Youth, mencari Air Bunga di Dataran Tinggi Krayan, Kalimantan Utara,  bukan perkara gampang. Inilah wisata petualangan sebenarnya yang diimpikan oleh para penjelajah barat sana.

Aliran Sungai Ba’Sarang, sumber Air Bunga, sudah digunakan turun-temurun oleh para warga Dayak Lundayeh yang bermukim di Dataran Tinggi Krayan. Air Bunga dijadikan obat dari segala penyakit. Setiap rumah di Desa Tang Payeh bahkan memiliki persediaan Air Bunga yang juga digunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti memasak dan minum.

Pancuran Air Bunga
Pintu masuk menuju sumber Air Bunga berada di antara pepohonan lebat. Letaknya sangat berdekatan dengan ladang dan sawah milik penduduk. Di sana,  ada sebuah bak besar yang dipenuhi air yang mengalir dari dua pipa bambu sederhana. Para penduduk desa bahkan menyarankan untuk mandi atau mencuci muka.  Di dekatnya ada aliran sungai kecil. Air yang memancur sangat jernih dan dingin.

Kejernihan Air Bunga dan aliran sungai di sekitarnya amat terjaga. Padahal, penduduk desa tidak menggunakan bahan kimia untuk membuat air menjadi jernih. Bahkan di musim kemarau panjang sekalipun, aliran airnya tidak pernah berhenti. Habitat di sekitarnya juga tidak merusak, seperti mengerti bahwa Air Bunga ini memang sakral.

Potensi Wisata
Terlepas dari mitos sebagai air penyembuh, Air Bunga sudah menyimpan potensi wisata yang potensial. Banyak wisatawan yang datang dari daerah lain hingga negara tetangga seperti Malaysia. Mereka ketagihan untuk mengemas air ini dan membawanya ke kampung halaman dalam jumlah besar. Hanya butuh beberapa fasilitas dasar untuk membuat destinasi wisata ini lebih baik dan indah. Sisanya, biarkan kearifan Dayak Lundayeh yang menjaganya keabadiannya.