Gurih, Renyah dan Kaya Rempah, Dendeng Aceh Incaran Wisatawan

Rahasia dendeng Aceh yang bisa bertahan berbulan-bulan terungkap sudah! Ternyata, daging harus dijemur dulu selama satu hingga dua hari agar bakteri tidak tumbuh.

Kuliner Indonesia memang selalu menggoda untuk dicoba. Kali ini, Pesona Travel akan membahas tentang dendeng khas Aceh. Dendeng Aceh biasanya terbuat dari daging sapi atau rusa. Daging dendeng harus bebas dari lemak dan diiris tipis-tipis. Usai dipotong, daging dendeng akan dibumbui. Bumbu-bumbu yang digunakan terdiri dari ketumbar, jahe, lengkuas dan diberi sedikit gula agar rasanya semakin gurih.

Proses menjemur daging dendeng cukup memakan waktu. Jika cuaca sedang cerah, dendeng harus dijemur satu hingga dua hari. Proses menjemur dendeng ini bertujuan agar daging dendeng benar-benar kehilangan kadar air di dalamnya. Selain itu, menjemur dendeng juga dapat mencegah pertumbuhan bakteri sehingga daging bisa bertahan cukup.

Kebiasaan menjemur daging dendeng ternyata berawal dari nenek moyang kita, khususnya mereka yang lahir dari keluarga pelaut. Konon, para pelaut selalu membawa dendeng untuk perbekalan mereka selama berlayar. Daging dendeng yang dijemur terbukti bisa bertahan hingga enam bulan lamanya.

Jika sudah dijemur, dendeng lalu digoreng dengan minyak hingga warnanya coklat pekat. Meski tanpa bumbu tambahan, dendeng Aceh memiliki rasa yang gurih dan manis dari rempah-rempah serta rasa alami daging itu sendiri. Dendeng Aceh bisa langsung dimakan dengan nasi panas. Dendeng Aceh juga sering diolah lagi dengan sambal lado atau cabai merah yang diulek kasar lalu digoreng. 

Menurut masyarakat Aceh, dendeng Aceh dan dendeng Padang (Sumatera Barat) memiliki sedikit perbedaan. Dendeng Aceh cenderung disajikan kering atau tanpa sambal. Rempah yang menempel pada dendeng Aceh juga lebih kasar. Kita masih dapat melihat butiran ketumbar di dendeng Aceh. Sementara, dendeng Padang cenderung lebih sedikit menggunakan rempah. Jadi, hasil dendeng Padang lebih mulus.

Di toko oleh-oleh, dendeng Aceh disebut sebagai buah tangan yang paling banyak dicari oleh para pelancong.Penjual dendeng Aceh bisa ditemui di Jalan Tgk Chik Ditiro atau Jalan Muhammad Jam. Dendeng Aceh dijual dengan bermacam varian rasa, seperti rasa manis, asin dan kari. Dendeng Aceh memang mangat that!