Wisata Religi ke ‘Pulau Seribu Masjid’ Lombok

Menyambut bulan Suci Ramadhan banyak wisatawan memanfaatkannya untuk berwisata religi. Di Indonesia sendiri ada beberapa destinasi tujuan wisata religi. Salah satunya ialah Nusa Tenggara Barat, tepatnya di Pulau Lombok.

Pulau Lombok tak hanya dikenal dengan alam yang indah. Tapi juga ragam suku dan agama yang mendiami pulau tersebut. Maka tak heran kalau Lombok juga sering jadi destinasi unggulan di bidang religi. Tempat wisata religi di Lombok cukup beragam, mulai dari makam keramat, masjid kuno, vihara dan juga pura yang menyimpan sejarah. Tempat-tempat tersebut banyak dikunjungi, apalagi saat bulan Ramadhan seperti sekarang ini.

Ada beberapa tempat wisata religi yang harus Sobat Pesona kunjungi saat bulan Ramadhan di Lombok, antara lain:


Makam Pemuka Agama
Makam pemuka agama atau tokoh agama yang sangat berpengaruh pada masanya, sering juga disebut banyak orang sebagai makam keramat. Hingga kini makam tersebut tetap dirawat dan dijaga, bahkan banyak peziarah yang datang ke makam keramat tersebut. Beberapa makam keramat di Lombok antara lain: Makam Batu Layar, Makam Loang Baloq, Makam Selaparang, Makam di Masjid Kuno Bayan Beleq, Makam Keramat Cemare, dan Makam Wali Nyatoq.


Masjid Kuno
Selain makam para pemuka agama, di Lombok juga ada beberapa Masjid Kuno. Masjid yang didirikan pada masa lampau dan konon merupakan masjid pertama di Pulau Lombok. Masjid tersebut masih dalam bentuk aslinya tanpa ada pemugaran ataupun perubahan sedikitpun. Hanya ada perawatan dari segi kebersihan saja. Beberapa masjid kuno yang sering dikunjungi untuk berwisata religi antara lain; Masjid Kuno Bayan Beleq dan Masjid Kuno Gunung Pujut.


Islamic Center Nusa Tenggara Barat
Salah satu primadona baru wisata religi di Nusa Tenggara Barat, khusus di Kota Mataram. Islamic Center ini terdapat masjid megah bernama; Masjid Raya Hubbul Wathan, dan empat menara, di antaranya Menara Asmaul Husna dengan tinggi 99 meter.

Menara ini bisa dipakai untuk melihat sekeliling Kota Mataram. Ukuran bagian bawahnya 16,5 x 16,5 meter yang memiliki empat jenjang View Deck. Pertama di ketinggian 26,55 meter persegi, kedua 47,60 meter, ketiga 65,1 meter, keempat 93,10 meter, dan kelima di lantai puncak 99 meter.

Selain jemaah, setiap harinya Islamic Center NTB ini juga dikunjungi sekitar 200 wisatawan mancanegara dan wisatawan Nusantara yang berlibur di Lombok. Tentu tujuan utamanya ialah melakukan salat lima waktu. Kita juga bisa naik ke puncak menara menggunakan lift. Untuk pengunjung lokal dikenakan ongkos Rp5.000, dan turis mancanegara Rp10.000.