Naniura, Ikan Mentah Makanan Raja Batak

Naniura adalah salah satu makanan khas Batak Tapanuli Utara yang bisa ditemui di Danau Toba, Medan dan Pematang Siantar. Dahulu kala, Naniura hanya dihidangkan untuk raja-raja Batak.

Naniura disiram dengan bumbu halus berwarna kuning. Tak hanya kaya akan bumbunya saja, tetapi juga proses pembuatannya yang menarik. sebuah sajian kuliner yang dapat dimakan secara mentah, tapi tidak berbau amis. Tidak direbus, tidak digoreng, tidak dibakar, tidak diasap, dan tidak terkena panas api sama sekali.

Naniura kini sudah bisa dinikmati oleh banyak orang, bahkan bisa ditemui di restoran tertentu di Balige. Kita perlu memesannya terlebih dahulu sebelumnya karena persiapan dan proses pembuatannya membutuhkan waktu, juga harus dari ikan yang segar. Ikan mas mentah atau disebut Dekke, dibersihkan terlebih dahulu dari duri dan lendir. Kemudian, dimatangkan dengan cara merendamnya dengan air asam Jungga atau jeruk purut. Melalui proses ini, kualitas protein di ikan mas menjadi lebih utuh karena tidak terkena api sama sekali.


Sashimi Ala Batak
Berbeda dengan arsik makanan khas Batak lainnya, Naniura memiliki tekstur kenyal namun mudah dikunyah. Menariknya, ikan yang digunakan juga harus ikan air tawar, pas dengan Danau Toba yang airnya tawar. Bumbu siramnya terdiri dari gabungan 10 macam bumbu termasuk andaliman dan kecombrang yang memiliki cita rasa gurih yang kuat, harum, dan pedas yang khas. Paduan bumbu ini akan membuat selera makan kita tergoda untuk segera mencicipi. Tekstur kenyal dari daging ikan yang sudah meresap asam jungga menghadirkan sensasi tersendiri.

Naniura ini adalah khas Batak dan hanya bisa ditemukan di budaya makan Tapanuli. Tidak semua tempat di Tanah Air punya jenis makanan khas seperti Danau Toba ini. Karena itu, sayang kalau tidak mencicipi makanan khas ini.

Kuliner Naniura ini bisa dibilang seperti sashiminya orang-orang Batak. Paling enak disantap bersama nasi putih hangat dan bumbu andaliman. Berkat bumbu dan teknik pengolahannya yang unik, makanan ini juga bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu, berkat nilai sejarah dan storytelling-nya, naniura menjadi salah satu produk gastronomi yang berpotensi untuk dipromosikan di kancah internasional.

Penasaran dengan rasanya? Inilah produk budaya kuliner lokal yang sangat khas di Tanah Batak.