Misteri Kelelawar dan Legenda Alien di Gua Kontilola

Gua Kontilola menjadi tujuan wajib saat melancong ke Wamena, Papua. Lukisan serupa alien menghadirkan pengalaman unik tersendiri bagi mereka yang menyambanginya. Benarkah gua yang terletak di Lembah Baliem ini pernah dihuni alien..?

Gua Kontilola menjadi salah satu tujuan wajib usai mengunjungi desa Suku Dani di Lembah Baliem, Papua. Dari desa Suku Dani, gua ini bisa dicapai dengan mendaki perbukitan yang cukup terjal dan menantang. Jasa pemandu dibutuhkan agar kita bisa melintasi jalur ini dengan lebih mudah.

Meski menguras energi perjalanan menuju Gua Kontilola cukup menyenangkan. Sepanjang perjalanan kita bisa menikmati pemandangan alam yang tak ada tandingannya. Perjalanan ini akan bermuara di mulut gua yang lebar. Tak jauh dari mulut gua ada pelataran yang cukup luas berhiaskan stalaktit dan stalakmitnya. Udara yang lembap serta keheningan di pelataran pertama Gua Kontilola ini menghadirkan sensasi tersendiri, hening yang misterius.

Kerajaan Kelelawar

Sesekali satu dua kelelawar terbang di langit-langit yang lembab, seolah menyambut pengunjung yang datang. Sebuah jalan landai menuju kegelapan ada di sisi kanan pelataran ini. Di tempat itu konon ada sungai di bawah tanah yang juga menjadi sarang kelelawar. Ya, gua yang telah ditetapkan menjadi cagar wisata ini ternyata menjadi kerajaan kelelawar.

Semakin ke dalam Gua Kontilola, koloni kelelawar semakin banyak. Kotorannya menggunung memenuhi lantai gua. Menjelang senja, ratusan kelelawar akan keluar mencari makan dengan mengeluarkan suaranya yang khas. Jika ingin merasakan lebih dekat bagaimana aktivitas koloni kelelawar ini, kita harus membawa peralatan lengkap, seperti senter, jaket anti basah, dan peralatan lainnya.

Legenda Alien

Jika tidak membawa peralatan, ada pesona lain yang tersaji beberapa puluh meter ke dalam, yakni ‘hutan’ di dalam gua. Kontras dengan pelataran pertama, di pelataran kedua ini kita akan menemukan rimbun pepohonan bermandikan cahaya matahari.

Kejutan itu makin lengkap oleh lukisan mirip alien yang terpahat di dinding gua di perut bumi Papua ini. Sekilas, lukisan itu menyerupai manusia berkepala gundul dan berjari empat. Bentuknya yang menyerupai alien membuat penduduk setempat percaya, ada alien yang pernah tinggal di Gua Kontilola. Cerita pun muncul, bahwa di masa lalu ada alien yang tinggal di gua ini lalu melukis wujud mereka di dinding gua.

Terserah Sobat Pesona bagaimana merasionalisasi keberadaan lukisan ini. Bagaimana para alien atau manusia purba itu memanjat dinding yang lumayan tinggi lantas melukis di sana. Butuh penelitian yang lebih dalam untuk menguak misteri lukisan yang terpahat di Gua Kontilola.