Jembatan Cukang Monteng Dikelilingi Keindahan Alam Garut

Jauh di pedalaman Kabupaten Garut ada jembatan megah serupa Sydney Harbour Bridge Australia. Namanya Jembatan Cukang Monteng yang membentang sepanjang sekitar 100 meter, tinggi 30 meter, dan lebar jalan 10 meter.

Berkunjung ke kawah Kamojang, ada satu tempat yang sayang untuk dilewatkan, yakni Jembatan Cukang Monteng, yang terletak di Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Garut. Mungkin Sobat Pesona bertanya, apa yang menarik dari sebuah jembatan?

Jawabannya, desain jembatan yang berada di jalur lingkar Monteng (penghubung Bandung-Garut) ini sangat unik dan memiliki pemandangan indah di sekitarnya. Tak heran jika banyak warga yang datang menikmatinya. Jembatan Cukang Monteng didesain menyerupai Sydney Harbour Bridge Australia, membentang sepanjang sekitar 100 meter, tinggi 30 meter, dan lebar jalan 10 meter.

Konstruksi jembatan yang dicat warna kuning mencolok membuatnya kontras dengan kehijauan alam yang ada di sekitar jembatan itu. Sehingga jembatan yang kini dikenal dengan Kamojang Hill Bridge ini sangat pas untuk berswafoto.

Cukang Monteng tidak hanya dilalui oleh warga Bandung yang hendak ke Garut atau sebaliknya. Jalan tembus ini menjadi para petani untuk membawa hasil pertaniannya ke kota. Jalur ini juga menjadi alternatif jalur mudik bagi pemudik yang melalui jalur selatan.

Jembatan Cukang Monteng membutuhkan kendaraan yang prima. Jalannya yang menanjang dan berkelok membutuhkan ketrampilan tingkat tinggi. Satu di antara tanjakan yang ada kemiringannya mencapai 25 derajat.

Dikelilingi Keindahan Alam

Jalan lingkar Monteng merupakan jalur alternatif terdekat ke tempat wisata Kawah Kamojang di kaki Gunung Guntur dari arah Bandung. Jalur wisata Bandung-Garut ini juga menjanjikan pesona keindahan alam, seperti Danau Ciharus yang berada di sekitar kawasan hutan koservasi Cagar Alam Kamojang.

Bagi Sobat Pesona yang penasaran ingin berswafoto di Kamojang Hill Bridge, maka bisa memilih keluar dari Exit Gerbang Tol (GT) Cileunyi, ambil arah Rancaekek, Solokanjeruk, Majalaya, dan Ibun. Jalannya juga relatif bagus. Lebih aman pilih waktu saat hari tidak hujan untuk menghindari kawasan banjir di Baleendah, Ciparay, dan Majalaya.