Brengkes Tempoyak, Pepes Ikan Beraroma Durian Lampung

Lampung tidak hanya dikenal karena pesona wisata alam dan budayanya yang serba memesona, namun daerah ini juga dikenal akan ragam kuliner khasnya yang serba lezat.

Salah satu makanan khas Lampung yang sangat terkenal dan digilai oleh masyarakat lokal adalah brengkes tempoyak atau pepes ikan patin tempoyak. Ya, berbeda dengan pepes ikan pada umumnya, menu yang satu ini menyertakan tempoyak sebagai salah satu bumbu penyedap yang ikut dimasak bersama ikan.

Bagi yang belum tahu, tempoyak adalah bumbu masam yang berasal dari buah durian. Cara membuatnya adalah dengan memfermentasikan durian selama beberapa hari agar dagingnya mengandung banyak gas dan air. Untuk proses fermentasinya sendiri, daging durian yang telah dipisahkan dari biji diberi sedikit garam, dan didiamkan di dalam wadah yang tertutup rapat. Bisa juga ditambahkan sedikit cabai rawit untuk mempercepat proses fermentasi. Kalau sudah didiamkan beberapa hari, tempoyak pun jadi dan siap digunakan sebagai bumbu brengkes.

Kelezatan Durian dan Ikan Patin Segar

Untuk membuat brengkes tempoyak, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencuci bersih ikan. Biasanya ikan yang digunakan adalah ikan patin segar. Setelahnya dibumbui dan dibaluri irisan tipis daun jeruk dan tempoyak, ikan u dibungkus dalam daun pisang dan dikukus hingga matang. Bisa juga dibakar kembali agar bumbu lebih meresap.

Pepes yang telah matang sangat pas disajikan bersama nasi hangat dan disantap panas-panas di tengah cuaca terik.

Rasanya? Jangan ditanya. Pastinya terasa gurih, pedas, asam, dan juga manis, serta harum aroma durian yang menggoda dan pasti bisa membuatmu tertarik untuk minta tambah. Bagi yang tertarik mencoba, kita bisa menemukan menu khas yang satu ini di sejumlah tempat makan yang di sepanjang jalan kota Lampung, karena menu ini sangat populer dan digemari banyak kalangan.