Kebun Teh Kemuning, Keindahan Peninggalan Zaman Belanda di Karanganyar

Kebun Teh Kemuning terletak di Kabupaten Karanganyar dan menyimpan pesona keindahan panorama alam yang indah karena letaknya yang berada di kaki Gunung Lawu.

Kebun teh ini merupakan salah satu destinasi wisata alam yang wajib dikunjungi bila Sobat Pesona sedang menunjungi Karanganyar, atau setidaknya kalau kita singgah di kota Solo. Karena letaknya tidak terlalu jauh dari Solo. Udara yang sejuk khas pegunungan ditambah hijaunya hamparan perkebunan teh membuat siapa saja betah berlama-lama berada di sini.

Kebun teh ini letaknya berada tepat di Desa Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Selain sebagai obyek wisata alam, perkebunan teh Kemuning juga memiliki nilai historis yang panjang dalam sejarah bangsa Indonesia, karena merupakan peninggalan pemerintah Hindia Belanda pada masa penjajahan.

Dahulu Belanda memang sengaja membangun perkebunan teh di Karanganyar Jawa Tengah atas perjanjian dengan pemerintah Kadipaten Mangkunegaran. Perkebunan ini kemudian dikelola oleh perusahaan NV. Cultur Mascave Kemuning yang dipimpin oleh Johan dan Van Mender Voort dari Belanda dalam jangka 50 tahun.

Selain menyuguhkan panorama hamparan hijau yang tertata rapi, di perkebunan teh ini kita juga bisa melihat para pekerja berlalu-lalang memetik daun teh muda. Daun teh tersebut nantinya akan diolah menjadi teh yang bisa kita seduh dan kita nikmati di rumah.

Untuk melihat proses pembuatan teh dari awal hingga akhir secara langsung, kita bisa berkunjung ke Rumah Teh Ndoro Dongker. Tempat ini pun menjadi favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke sini. Terlebih Rumah Teh Ndoro Dongker juga menyediakan spot foto yang apik dan ekslusif.

Latar belakang pemandangan alam dan tempat minum teh yang nyaman memberikan sensasi berbeda yang dapat membantu merelaksasi pikiran kita. Disarankan untuk mengenakan jaket atau baju hangat karena udara di kawasan kebun teh ini relatif dingin.

Untuk mencapai Kebun Teh Kemuning butuh waktu sekitar satu jam dari Kota Karanganyar dengan mengendarai sepeda motor atau mobil. Jalanan yang terjal dan naik turun serta licin menjadi tantangan tersendiri selama perjalanan.

Intensitas hujan yang tidak menentu di kawasan pegunungan juga membuat jalanan basah dan licin. Karenanya untuk sampai ke tempat ini wisatawan perlu sangat berhati-hati selama perjalanan. Meski begitu, kelelahan tersebut seolah terbayar sesampainya di kebun teh dan melihat keindahan alam sekitarnya yang sangat mempesona.