Pantai Suluban, Pantai Unik di Dalam Gua

Jika air pantai sedang surut, kita bisa berendam di lagoon atau lubang karang, layaknya berendam di sebuah jacuzzi mewah. Lengkap dengan pemandangan birunya laut lepas Pantai Suluban.

Pantai di daerah Kuta atau Legian Bali mungkin sudah sering kita kunjungi. Sayangnya, wilayah Selatan Bali agak jarang dikunjungi. Padahal di sana terdapat pantai indah yang layak jadi primadona baru, yaitu Pantai Suluban atau yang lebih dikenal dengan nama Pantai Blue Point.

Letak pantai ini memang berada di ujung daerah Pecatu, Uluwatu, Bali. Hanya berjarak sekitar 3 km dari Pura Uluwatu yang sudah sangat terkenal sebagai salah satu tempat terbaik menikmati petunjukan Tari Kecak di Bali.

Jangan tanya keindahan yang ada di sana. Pantai Blue Point atau Pantai Suluban Uluwatu merupakan pantai dengan ciri khas tebing terjal dan ombak yang cukup besar. Jika air pantai sedang surut, kita bisa berendam di lagoon atau lubang karang, layaknya berendam di sebuah jacuzzi mewah. Lengkap dengan pemandangan birunya laut lepas Pantai Suluban.

Tapi untuk menuju area pantai kita harus sedikit berolahraga. Pasalnya, Pantai Suluban berada di bagian bawah tebing. Kita harus berjalan menuruni tangga kurang lebih sejauh 200 meter. Jadi kalau kita berada di pantainya, serasa seperti berada di dalam gua batu yang sangat besar.

Sebenarnya, pantai ini agak kurang cocok untuk berlibur bersama keluarga. Khususnya untuk anak-anak. Karena memang banyak karang di area pantai. Pantai Suluban lebih cocok untuk orang yang hobi berselancar. Karena Pantai Suluban punya ombak yang cukup tinggi dan jaraknya cukup panjang. Maka tak heran jika di sini banyak toko-toko yang menyewakan papan surfing. Untuk menyewa papan surfing berkisar antara Rp50.000 sampai Rp100.000.

Buat yang tidak bisa surfing jangan khawatir. Sebab di atas tebing karang, terdapat banyak restoran. Tempat ini cocok banget untuk menikmati indahnya sunset di Pantai Suluban. Selain itu di sepanjang jalan menuju Pantai Suluban juga terdapat toko yang menjual berbagai kerajinan tangan khas bali. Seperti tas rajun dari bambu, hingga gelang-gelang warna-warni.

Perlu diingat, akses menuju Pantai Suluban memang agak sulit. Mengingat tidak ada angkutan umum yang menuju ke sana. Pilihan paling tepat mengunjungi Pantai Suluban adalah dengan menyewa motor atau mobil. O, iya, sebelum masuk ke area Pantai Suluban, kita juga akan dikenakan tarif parkir Rp5.000 untuk motor dan Rp8.000 untuk mobil.