Jeen Womom, Habitat Penyu Belimbing di Tambrauw Papua Barat

Sebuah batu karang besar menandai habitat Penyu Belimbing. Tak ubahnya karang di pantai, batu itu kokoh berdiri. Dihempas gelombang, air memecah memenuhi rongga-rongga batu. Inilah Kerajaan Penyu Jeen Womom.

Perahu Jonson milik World Wide Fund for Nature (WWF) Papua Barat menepi dari Samudera Pasifik menuju pesisir Pantai Jeen Womom, Distrik Abun, Kabupaten Tambrauw. Riak ombak membuat perahu berisi tak lebih dari 10 orang itu bergoyang tak imbang. Perahu tiba-tiba berhenti lantaran diantuk karang. “Sudah dangkal,” kata seorang awak perahu itu. 

Ini tandanya, para penumpang harus turun. “Byuuuurr…” percikan air membuncah diikuti loncatan kami dari perahu. Air sebening kaca tiba-tiba menjadi keruh. Pasir putih mengebul ke permukaan air. 

Ini pertama kalinya kaki menyentuh pantai bersejarah di Tambrauw. Konon, di sinilah satu-satunya lokasi penelusan Penyu belimbing di Indonesia. Bahkan, salah satu yang terbesar di dunia. Orang lokal menyebut, Jeen Womom adalah Kerajaan Penyu. Hampir tiap tahun, lebih dari 200 Penyu bertelur dan menetaskan tukiknya di sini. 

Sebuah batu karang besar menandai habitat Penyu Belimbing itu. Tak ubahnya karang di pantai, batu itu kokoh berdiri. Dihempas gelombang, air memecah memenuhi rongga-rongga batu. 

Uniknya, batu tersebut menyerupai Penyu. Citraannya layaknya hewan bercangkang. Bagian tengah batu karang raksasa ini melengkung, mirip dengan punggung Penyu. Sedangkan di bagian paling muka yang menghadap langsung ke laut, batu itu memiliki ujung layaknya kepala kura-kura raksasa. 

Batu Penyu. Begitulah namanya. Menurut penuturan penduduk lokal, batu itu menjadi ikon mitos Jeen Womom. Batu penyu adalah jelmaan penduduk lokal yang dikutuk lantaran tak setia dengan keluarganya. Keberadaannya menuai beragam tafsir.

Ada yang menganggap batu Penyu adalah jelmaan, ada juga yang beranggapan ini alamiah terjadi karena kikisan air laut. Namun, hampir semua orang bersepakat, batu ini adalah anugerah karena mendatangkan minat pariwisata. 

Di luar pandangan yang berbeda soal batu Penyu, keberadaannya memberi kesan lain pada pantai. Batu itu ialah penanda bagi mendaratnya para Penyu Belimbing dari California. Batu ini pula saksi bisu lahirnya ratusan tukik dari perut pasir menuju habitat mereka, laut lepas.

Foto: Sendy Aditya